Home News Wagub: NTB Siap Migrasi TV Analog ke Digital, Tak Ada Kata Tak...

Wagub: NTB Siap Migrasi TV Analog ke Digital, Tak Ada Kata Tak Siap untuk Sesuatu yang Lebih Baik

Mataram, bukadikit.co–  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr.Sitti Romi Djalillah menyambut baik program migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) yang dicanangkan pemerintah. Ditekankannya, Provinsi NTB sangat siap menyambut migrasi TV digital.

“Tidak ada kata tidak siap untuk sesuatu yang menjadikan kita untuk lebih baik,” ungkap perempuan yang akrab disapa Umi Romi itu (15/06).

Untuk itu, ia meminta Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB bersama KPID NTB untuk terus melakukan sosialisasi program ASO ini kepada masyarakat.

“Jangan sampai ada miskomunikasi di tengah masyarakat,” tegas Umi.

“PR kita semua untuk terus melakukan sosialisasi, karena masyarakat kita kalau kurang tersosialisasi dengan baik, maka eksekusi menjadi terhambat,” sambungnya.

Umi Rohmi juga menjelaskan, program ASO ini harus segera dituntaskan mengingat Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran (PP Postelsiar) Pasal 72 angka 8 menyatakan bahwa migrasi penyiaran teresterial teknologi analog ke digital atau dikenal dengan Analog Switch Off (ASO) harus diselesaikan paling lambat dua tahun sejak diundangkan.

“Dengan begitu, maka migrasi TV Analog ke tv digital itu paling lambat terjadi pada 2 November 2022,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si., Staf Khusus Menkominfo RI selaku Ketua Pokja  Komunikasi Publik Gugus Tugas ASO 2022 dalam acara bimbingan teknis (Bimtek) beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa Program ASO ini sudah sangat lama diwacanakan. “Indonesia  dalam melakukan Analog Switch Off itu sangat terlambat,” ujarnya.

Namun pemerintah, kata Niken, akan terus mengupayakan suksesnya ASO ini. Hal ini sesuai dengan perintah presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai lima langkah percepatan transformasi digital termasuk dengan mengoptimalisasi pita frekuensi 700 MHz.

“Pita frekuensi 700 MHz ini merupakan pita frekuensi ”emas” untuk peningkatan layanan internet, namun di Indonesia penggunaannya masih hanya untuk siaran televisi analog,” jelas Niken.

“Dengan digitalisasi sistem penyiaran televisi, maka penggunaan pita frekuensi akan lebih optimal dan hasil efisiensinya (disebut Digital Dividend) dapat digunakan untuk pemerataan infrastruktur digital dan peningkatan layanan internet,” sambungnya.

Peningkatan layanan internet ini, disebutkan, akan memberikan dampak yang besar. Boston Consulting Group memperkirakan manfaat dari Digital Dividend dengan peningkatan Internet di Indonesia, dalam lima tahun akan menghasilkan multiplier effect, yakni, 232 ribu penambahan lapangan kerja baru, 118 ribu penambahan peluang usaha baru, serta  ± Rp 77 Triliun penerimaan Kas Negara.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Perbankan Sambut Era Digital dan Web 3.0 Sebagai Tuntutan Zaman

JAKARTA, bukadikit.co- Suka atau tidak suka, saat ini dunia sedang memasuki babak baru dengan hadirnya Web 3.0. Adapun Web3 merupakan visi masa...

Inilah Daftar Media Daerah dan Nasional yang Meraih AMSI Awards 2022, Selamat!

JAKARTA, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar award sebagai ajang penghargaan bagi media siber nasional dan media siber lokal terbaik. Event...

AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten dan Bisnisnya Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Guna membentuk ekosistem bisnis media yang sehat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agency iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital...

Huawei dan AMSI Jalin Sinergi Tingkatkan Kecakapan Digital Media Siber di Indonesia

Jakarta, bukadikit.co– Huawei, penyedia solusi TIK terkemuka di dunia, menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) untuk mengembangkan kompetensi dan...

Dibuka Menteri Koperasi dan UKM, IDC 2022 Harap Industri Media Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Gelaran event Indonesian Digital Conference (IDC) 2022 yang digagas Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dilaksanakan di Ballroom 1 Hotel...