Home Health Vaksin Covid-19 Tiba Di NTB, Rencana Akan Disalurkan 14 Januari Besok

Vaksin Covid-19 Tiba Di NTB, Rencana Akan Disalurkan 14 Januari Besok

Mataram, bukadikit.co – Sebanyak 28.760 vaksin Covid-19 telah diterima Dinas Kesehatan Provinsi NTB dari pemerintah pusat. Sebagaimana prioritas yang akan diimunisasi menurut Roadmap WHO Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE), rencananya sebanyak 25.000 orang tenaga kesehatan akan diberikan vaksin pada tahap pertama ini.

“Sampai dengan 3 Januari 2020, data 25.000 orang nakes kita akan mendapatkan vaksinasi sesuai persyaratan”, ujar Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nurhandini Eka Dewi di Kantornya, Selasa (5/01), usai kegiatan serah terima vaksin Sinovac untuk Provinsi NTB.

Dikatakan Kadikes, dari 30.000 nakes tersisa 5.000 orang yang belum masuk kedalam data sistem informasi sumberdaya tenaga kesehatan yang menjadi sasaran awal vaksinasi. Sebelumnya, pihak Dinas Kesehatan juga akan melakukan screening untuk memastikan nakes penerima vaksin tidak mengidap 12 penyakit yang tidak boleh menerima vaksinasi sesuai persyaratan Kementerian Kesehatan RI, diantaranya hipertensi, HIV dan diabetes melitus sesuai kondisi penyakit saat vaksinasi.

Sedangkan untuk kepastian pelaksanaan vaksinasi masih menunggu jadwal dari kementerian, karena NTB masuk dalam daftar gelombang kedua vaksinasi se-Indonesia.

Rencananya vaksinasi akan dilakukan di 31 rumah sakit dan 171 puskesmas secara serentak pada tanggal 14 Januari mendatang. Jika ini berjalan lancar maka untuk sasaran penerima vaksin pada kelompok lainnya dapat dipercepat.

Foto: Sekretaris Daerah yang juga Ketua Satgas Covid-19 NTB dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB saat serah terima vaksin Sinovac, Selasa (5/01)

“Jika bisa diselesaikan lebih awal maka jadwal vaksinasi untuk sasaran lain bisa dipercepat dan biasanya untuk lansia vaksinasi dilakukan terakhir”, imbuh Kadikes.

Ditambahkan Kadikes, vaksinasi adalah bentuk pemberian imunitas perorangan. Sedangkan skenario vaksinasi Indonesia adalah sampai dengan 2022 atau 15 bulan, sehingga terbentuk kekebalan komunitas atas virus itu sendiri. Oleh karena itu, Kadikes menghimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan selama vaksinasi masal berlangsung.

“Support dari pimpinan dalam hal ini Presiden bahkan Gubernur siap menjadi yang pertama divaksinasi”, tutup dokter Eka.

Sementara itu, Sekretaris Daerah yang juga Ketua Satgas Covid-19 NTB mengatakan vaksinasi adalah bentuk ikhtiar sebagai bagian dari penanganan, pengendalian dan mengakhiri pandemi.

“Untuk itu, edukasi sebelum vaksinasi ke masyarakat penting dilakukan agar masyarakat secara sadar mau diimunisasi vaksin Covid-19,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Perbankan Sambut Era Digital dan Web 3.0 Sebagai Tuntutan Zaman

JAKARTA, bukadikit.co- Suka atau tidak suka, saat ini dunia sedang memasuki babak baru dengan hadirnya Web 3.0. Adapun Web3 merupakan visi masa...

Inilah Daftar Media Daerah dan Nasional yang Meraih AMSI Awards 2022, Selamat!

JAKARTA, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar award sebagai ajang penghargaan bagi media siber nasional dan media siber lokal terbaik. Event...

AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten dan Bisnisnya Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Guna membentuk ekosistem bisnis media yang sehat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agency iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital...

Huawei dan AMSI Jalin Sinergi Tingkatkan Kecakapan Digital Media Siber di Indonesia

Jakarta, bukadikit.co– Huawei, penyedia solusi TIK terkemuka di dunia, menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) untuk mengembangkan kompetensi dan...

Dibuka Menteri Koperasi dan UKM, IDC 2022 Harap Industri Media Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Gelaran event Indonesian Digital Conference (IDC) 2022 yang digagas Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dilaksanakan di Ballroom 1 Hotel...