Home News Hukum TKI Qatar Yang Hilang Kontak Selama 13 Tahun Telah Ditemukan

TKI Qatar Yang Hilang Kontak Selama 13 Tahun Telah Ditemukan

Bukadikit.co, Indramayu – Tenaga kerja Indonesia (TKI) berasal dari Desa Purwajaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Ranti Ratnaningsih yang hilang kontak selama 13 tahun telah ditemukan oleh KBRI Qatar dalam kondisi selamat.

“TKI bernama Ranti ini telah ditemukan KBRI Qatar, saya mendapatkan informasi itu beberapa hari lalu,” kata Ketua Serikat Buruh Migran (SBMI) Cabang Kabupaten Indramayu Juwarih, di Indramayu, Minggu.

Juwarih menuturkan dari informasi KBRI Qatar yang menerima aduan dari SBMI Indramayu bahwa Ranti ditemukan dalam kondisi masih bugar dan selamat.

Namun, lanjut Juwarih, awalnya pihak KBRI Qatar kesulitan karena dari data paspor awalnya tidak ditemukan TKI bernama Ranti Ratnaningsih.

Tetapi setelah melihat foto dan nama keluarga pada amplop surat akhirnya ditemukan yang bersangkutan nama berdasarkan di paspor, yaitu Ranti binti Kanita Majunah.

“Setelah data identitas diri Ranti ditemukan, kemudian pihak KBRI Qatar menyampaikan aduan ke Imigrasi Qatar,” ujar Juwarih.

Juwarih menambahkan, pihaknya mengapresiasi kinerja dari Tim Perlindungan WNI KBRI di Doha, Qatar yang sudah merespons dengan cepat pengaduannya.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja dari Tim Perlindungan WNI KBRI Qatar yang langsung tanggap dan respons terhadap aduan kami, sehingga dalam waktu cepat mendapatkan hasil,” katanya.

Sebelumnya SBMI Cabang Kabupaten Indramayu mendapatkan aduan adanya TKI yang sudah 13 tahun lamanya tidak bisa pulang dan tertahan di Qatar, karena tak mendapatkan gaji selama bekerja.

“Kami mendapatkan aduan dari keluarga TKW Ranti, karena sudah 13 tahun tidak bisa pulang,” katanya.

Keterangan pihak keluarga kata Juwarih, Ranti merupakan TKW yang berasal dari Desa Purwajaya, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu.

Juwarih mengatakan Ranti bekerja sebagai TKW di Qatar direkrut oleh sponsor bernama Pendi, warga Pamanukan, Subang, Jawa Barat. Pada 28 April 2006, Ranti diberangkatkan ke Qatar oleh PT Irfan Jaya Saputra.

“Padahal pada saat itu menurut keluarga, Ranti masih berumur 16 tahun dan baru lulus sekolah menengah pertama, namun kata sponsor sudah bisa untuk bekerja ke luar negeri,” ujarnya pula.

Ranti, lanjut Juwarih, di Qatar bekerja pada keluarga Barki Baddah M.M Al-Hajri dan istrinya bernama Sedra, berdomisili di New Rayyan, Doha, Qatar.

Selama 13 tahun lebih, Ranti baru dua kali mengabari keluarga dengan berkirim surat yaitu pada tahun 2008 serta 2009 dan selama bekerja di sana tidak mendapatkan gaji.

“Setelah itu tidak ada kabarnya lagi, sampai sekarang, makanya keluarga mengadu kepada kami,” ujarnya pula.

Credit: Gerbang.co.id

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Kadis Lingkungan Hidup dan Perkim Lombok Utara Hadiri Prosesi Pemakaman ASN Pemda KLU

Mataram, bukadikit.co -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lombok Utara Muhammad Zaldi ST MT mewakili Bupati Lombok Utara...

Bupati dan Wabup Apel Pagi Sekaligus Halal Bihalal Pemda KLU

Lombok Utara, bukadikit.co- Bupati H Djohan Sjamsu SH dan Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng memimpin apel pagi yang dirangkaikan...

Momentum Idul Fitri, Bupati Lombok Utara Mengajak Kompak Bersatu

Lombok Utara, bukadikit.co - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melaksanakan sholat Ied di Masjid Ikhwanul Muttaqien Gondang, Kecamatan Gangga (13/5/2021)....

Peduli Sesama, PBH Mangandar Keliling Lombok Gelar Ngaji Hukum sampai Pelosok

Mataram, bukadikit.co- Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar menggelar kegiatan ngaji hukum ke beberapa wilayah di pelosok. Kegiatan yang didasari atas keinginan di...

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram...