Home Education Tak Ada Kenaikan, Upah Guru Honorer di NTB Tetap seperti Tahun 2020

Tak Ada Kenaikan, Upah Guru Honorer di NTB Tetap seperti Tahun 2020

Mataram, bukadikit.co– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqan  mengatakan, Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk guru honorer di NTB tidak akan mengalami kenaikan pada tahun 2021 ini. Hal tersebut dikarenakan kondisi keuangan daerah yang sedang terpuruk imbas dari pandemi covid-19.

“Penerapannya masih berdasarkan pada Jasa Jam Mengajar (JJM) yaitu sebesar Rp 40 ribu per jam,” jelas Aidy saat mendampingi Ketua dan Pengurus GTKHNK35+ Provinsi NTB melakukan kunjungan ke Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj. Siti Rohmi Djalilah Rabu (03/02/21).

Kendati demikian, pihaknya terus melakukan upaya untuk menaikan upah guru honorer. Dikatakannya, kenaikan upah guru honorer pada tahun 2021 sudah diajukan. Namun, kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan menjadikan pihaknya tetap mempertahankan nominal UMP guru honorer sama seperti tahun 2020 lalu.

Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqan dan Ketua dan Pengurus GTKHNK35+ Provinsi NTB melakukan kunjungan ke Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj. Siti Rohmi Djalilah Rabu (03/02/21).

“Kami memutuskan untuk tetap dipertahankan. Artinya tidak dinaikan maupun dikurangi. Mudah-mudahan ke depannya akan terus diperjuangkan,” ujar dia.

Sementara sebelumnya, Perwakilan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori di atas 35 tahun (GTKHNK 35+)
Maksud S. Pd.I mengatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah Provinsi untuk  memberikan dukungan dan rekomendasi agar ribuan guru honorer diprioritaskan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selain itu, tenaga guru honorer di bawah usia 35 tahun harus digaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Indonesia Pilih Jamu yang Diusul ke UNESCO, Malaysia Gercep Akan Klaim Reog Ponorogo

JAKARTA, bukadikit.co- Negeri Jiran kembali membuat jenggot warga Indonesia terbakar. Pasalnya, negeri tersebut baru-baru ini mengabarkan akan mengklaim Reog Ponorogo dan mendaftarkannya...

AMSI Kembali Gelar Pelatihan Penguatan Manajemen dan Bisnis Media Online

Jakarta, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) kembali menggelar Pelatihan Penguatan Manajemen, Bisnis, dan Keberlanjutan Media Digital (Training Media Management, Business Development...

5 Tahun Berdiri, AMSI Kolaborasi Bangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan

Yogyakarta, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyelenggarakan rapat kerja nasional (Rakernas) selama dua hari di Yogyakarta. Ada puluhan peserta dari seluruh...

Indonesia Fact-checking Summit 2021 akan Bahas Isu Krusial Periksa Fakta

Jakarta, bukadikit.co - Jejaring Cek Fakta yang digawangi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) serta...

Banyak Kasus Pencabulan, Kapolres Lombok Utara: Waspadai Orang Terdekat

Lombok Utara, bukadikit.co- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Utara AKBP Ferry Jaya Satriansyah SH., mengimbau kepada seluruh masyarakat di Lombok Utara untuk...