Home News Hukum Seorang PMI Ilegal Asal Lombok Utara Tewas Terjatuh dari Lantai 13 di...

Seorang PMI Ilegal Asal Lombok Utara Tewas Terjatuh dari Lantai 13 di Malaysia

Lombok Utara, bukadikit.co- Naas, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI), Sartika (40) asal Desa Samaguna, Tanjung, Kabupaten Lombok Utara dikabarkan meninggal di Malaysia. Ia tewas terjatuh dari lantai 13 gedung yang sedang dibangun.

Jenazah PMI yang diketahui berangkat melalui jalur tidak resmi (ilegal) tersebut beruntungnya berhasil dipulangkan Disnaker- PMPTSP KLU. Hal ini merupakan salah satu bentuk empati dan dedikasi tinggi kinerja sebagai SKPD yang memberikan pelayanan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja (PMPTSP Naker) Lombok Utara, Denda Dewi Trisnibudi Astuti yang dikonfirmasi Rabu (31/8) membenarkan kabar meninggalnya salah seorang PMI asal Lombok Utara tersebut. 

Ia mengaku Informasi awal itu diketahui setelah pihak Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) NTB.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak BP2MI untuk proses pemulangannya. Jenazahnya dijadwalkan akan sampai Kamis (1/9) sekitar pukul 15:00 WITA  di Lombok Utara,” ujarnya.

Dijelaskannya, proses pemulangan jenazah cenderung lebih cepat dari jadwal awal yanyang diinformasikan BP2MI.  Setelah bersurat dan ajukan pengaduan melalui BP3MI terkait permohonan bantuan kepulangan. Namun sebelumnya dilakukan cross-check kebenarannya apakah itu warga KLU atau bukan.

“Semoga di perjalanan pemulangan tidak terkendala apapun dan sampai di KLU sesuai jadwal yang telah kita rencanakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Naker H. Kadarusna mengatakan dari informasi sementara, PMI yang meninggal itu dikarenakan kecelakaan jatuh dari ketinggian. Diketahui juga dia berangkat melalui jalur non prosedural atau ilegal. 

“Kami mendapatkam informasi, warga kita ini meninggal jatuh dari lantai 13 saat bekerja. Untuk proses pemulangan kita dibantu BP2MI melalui KBRI kita di Malaysia,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, daerah hanya bisa mengawal sampai diproses kepulangan saja dan memastikan jenazah sampai di keluarganya. Sedangkan untuk pengurusan hak-hak nya, tidak bisa diupayakan karena PMI ini berangkat melalui jalur non prosedural. 

Menurutnya, pada kasus PMI yang meninggal karena kecelakaan ini masih beruntung bisa di pulangkan. Pasalnya, pernah juga dua kasus sebelumnya PMI yang berangkat non prosedural meninggal di Malaysia tidak bisa di proses kepulangannya dan dimakamkan di Malaysia. 

“Kita tidak bisa berbuat banyak karena dia tidak berangkat melakui jalur resmi seperti yang kita himbau. Sedangkan dari pembiayaan kepulangan juga kami belum mengetahui dibebankan kepada siapa. Namun dari informasi sementara semua di fasilitasi oleh pusat,” tukasnya. (**)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Perbankan Sambut Era Digital dan Web 3.0 Sebagai Tuntutan Zaman

JAKARTA, bukadikit.co- Suka atau tidak suka, saat ini dunia sedang memasuki babak baru dengan hadirnya Web 3.0. Adapun Web3 merupakan visi masa...

Inilah Daftar Media Daerah dan Nasional yang Meraih AMSI Awards 2022, Selamat!

JAKARTA, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar award sebagai ajang penghargaan bagi media siber nasional dan media siber lokal terbaik. Event...

AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten dan Bisnisnya Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Guna membentuk ekosistem bisnis media yang sehat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agency iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital...

Huawei dan AMSI Jalin Sinergi Tingkatkan Kecakapan Digital Media Siber di Indonesia

Jakarta, bukadikit.co– Huawei, penyedia solusi TIK terkemuka di dunia, menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) untuk mengembangkan kompetensi dan...

Dibuka Menteri Koperasi dan UKM, IDC 2022 Harap Industri Media Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Gelaran event Indonesian Digital Conference (IDC) 2022 yang digagas Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dilaksanakan di Ballroom 1 Hotel...