Home Tourism Selain KEK Mandalika, Pemerintah Pusat juga Serius Atensi Pengembangan Desa Wisata

Selain KEK Mandalika, Pemerintah Pusat juga Serius Atensi Pengembangan Desa Wisata

Lombok Utara, bukadikit.co– Pengembangan Destinasi Super Prioritas (DSP) Kawasan Mandalika Lombok telah menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf) untuk terus dibenahi dan dikembangkan, termasuk pengembangan Dewi (desa wisata) sebagai destinasi pendukung utama.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menggelar bimbingan teknis pengembangan desa wisata dan Gerakan rebound bagi pelaku wisata, Pokdarwis di Dusun Krujuk, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jumat (9/10).

Kegiatan ini  selain dihadiri Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah juga dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Dr. Ir. Hari Santosa Sungkari, MH, Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT Drs. Samsul Widodo, MA, Deputi 2 Bidang Pembangunan Kantor Staf Presiden Abet Nego Tarigan, Asisten I dan II Setda Provinsi NTB, Kepala Dias Pariwisata NTB HL. Moh. Faozal, S.Sos, M.Si dan Asisten III Setdakab Lombok Utara Evi Winarni mewakili Plt Bupati KLU.

Pada kegiatan tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah mengingatkan, kepada seluruh pelaku pariwisata yang hadir untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang  diberikan pemerintah pusat dalam mengelola, menata usahakan pengembangan wisata desa dengan sebaik-baiknya.

“Di tengah Covid-19 saat ini mari saya ajak semua pihak untuk tetap memiliki semangat agar protocol Kesehatan yang menjadi kunci utama pencegahan dan penularan Covid-19 ini agar diperhatikan dengan sebaik-baiknya” himbau Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi.

Bimbingan teknis pengembangan desa wisata dan Gerakan rebound bagi pelaku wisata, Pokdarwis di Dusun Krujuk, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jumat (9/10).

Penerapan protap covid-19 di tempat wisata ini kata Wagub, memiliki dampak  sangat positif bagi trend kunjungan para wisatawan baik asing maupun domestik. Jika di suatu desa wisata terjamin keamanan, Kesehatan, keamanan, ketertiban dimana hal ini menjadi modal utama.

“Tentu para wisatawan tidak akan segan-segan mendatangi desa wisata yang kita suguhkan sendiri,” tegas dia.

“NTB merupakan destinasi wisata yang indah dan sangat layak oleh para wisatawan dikatakan sebagai surga dunia, setiap kali dikunjungi. Untuk itu, rasa aman, mempertahankan keindahan dengan tidak merusak lingkungan, menjaga kebersihan merupakan prestasi  sekaligus prestise yang harus tetap menjadi komitmen bersama seluruh masyarakat untuk tetap dijaga dengan sebaik-baikknya,” sambungnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari menyatakan, kekagumannya atas semangat oftimisme masyarakat Nusa Tenggara Barat dalam mendukung pengembangan Destinasi Superprioritas Mandalika Resort sebagai destinasi pariwisata  unggulan yang telah ditetapkansecara nasional.

Dikatakan, pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika haruslah didukung juga oleh pengembangan destinasi wisata desa sebagai pendukung ikutan yang menunjang pengembangan destinasi pariwisata prioritas.

“Desa wisata  menjadi alternatif pengembangan yang tidak kalah strategisnya bagi kemajuan suatu daerah wisata,” katanya.

Ia melanjutkan, pengembangan pariwisata suatu daerah hendaknya didukung oleh terintegrasinya sektor-sektor pengembangan lainnya. Seperti pengembangan pertanian perindustrian rakyat, pengembangan makanan olahan atau kuliner khas yang ada di desa dan lainnya.

“Dengan adanya beragam sektor pendukung pariwisata yang turut menggeliat tentu menjadi varian lain bagi wisatawan dan hal ini tentu bisa semakin memperpanjang lama tinggal wisatawan itu sendiri,” kata Hari.

Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur, Kementerian Parekraf, Dirjen  Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT dan Deputi II Bidang Pembangunan Kantor Staf Presiden memberikan sertifikat CHSE dan penghargaan kepada 4 desa wisata di NTB yakni Desa Senaru, Desa Menggala, Desa Sade dan Desa Kembang Kuning Lombok Timur. 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Perbankan Sambut Era Digital dan Web 3.0 Sebagai Tuntutan Zaman

JAKARTA, bukadikit.co- Suka atau tidak suka, saat ini dunia sedang memasuki babak baru dengan hadirnya Web 3.0. Adapun Web3 merupakan visi masa...

Inilah Daftar Media Daerah dan Nasional yang Meraih AMSI Awards 2022, Selamat!

JAKARTA, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar award sebagai ajang penghargaan bagi media siber nasional dan media siber lokal terbaik. Event...

AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten dan Bisnisnya Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Guna membentuk ekosistem bisnis media yang sehat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agency iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital...

Huawei dan AMSI Jalin Sinergi Tingkatkan Kecakapan Digital Media Siber di Indonesia

Jakarta, bukadikit.co– Huawei, penyedia solusi TIK terkemuka di dunia, menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) untuk mengembangkan kompetensi dan...

Dibuka Menteri Koperasi dan UKM, IDC 2022 Harap Industri Media Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Gelaran event Indonesian Digital Conference (IDC) 2022 yang digagas Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dilaksanakan di Ballroom 1 Hotel...