Home News Selain Hanya Dapat Menerima Bantuan Bangunan, Masyarakat Penerima RTG Harus Membuat LPJ

Selain Hanya Dapat Menerima Bantuan Bangunan, Masyarakat Penerima RTG Harus Membuat LPJ

Lombok Utara, bukadikit.co– Gempa Lombok yang terjadi setahun yang lalu masih menyisakan kenangan dan trauma yang mendalam bagi kebanyakan masyarakat. Terlebih pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) untuk masyarakat masih dalam progres.

Kabid Hukum Polda NTB, Kombes Abdul Azas dalam sambutannya saat acara penyerahan dan peresmian RTG di Kecamatan Kayangan, Rabu (11/12), menegaskan masyarakat penerima bantuan hanya dapat menerima bantuan yang berbentuk bangunan, dan tidak diperbolehkan untuk mengambil dana.

“Bantuan ini bentuknya bangunan. Bukan uang. Jadi kalau ada bapak-bapak yang tidak mau membangun, terus nanti mau ambil uangnya saja, itu tidak bisa” tegasnya.

Lebih jauh, Abdul menjelaskan selain hanya dapat menerima bantuan berbentuk bangunan, masyarakat diwajibkan untuk membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ).

“Bapak- bapak, ibu-ibu ini harus membuat LPJ. Nanti akan dipandu oleh pokmas. Ini baru satu persen yang baru bikin LPJnya”   imbaunya.

Senada dengan Abdul, Kepala BPKP Nusa Tenggara Barat, Agus Puruhitaarga Purnomo Widodo menyebutkan progres pembangunan RTG untuk masyarakat ini dikarenakan oleh kerjasama semua pihak termasuk dana yang dikucurkan oleh pemerintah, oleh karena itu harus ada laporan pertanggungjawaban yang baik.

“Dana dikucurkan oleh Pemprov NTB itu 5,1 triliun, itu memang karena negara sayang kepada rakyatnya. Wujudnya itu, membangunkan rumah untuk warga. Uang ini tidak gratis. Oleh karena itu harus ada LPJnya yang baik.” terangnya.

Pembangunan RTG di Kabupaten Lombok Utara sendiri dinilai sangat cepat apabila dibandingkan dengan pembangunan di daerah lain. Asisten I Setda Kabupaten Lombok Utara, Kawit Sasmita mengklaim progres Pembuatan RTG di Lombok Utara sangat cepat. Karena dalam satu tahun, sudah 35.000 lebih rumah yang sudah dibangun untuk masyarakat.

“Dari Sk1 sampai Sk 21, itu lebih tiga puluh lima ribu sudah terbangun. Itu sudah 70% dan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita semua, karena kita dalam waktu kurang dari satu tahun ini tergolong cepat sekali progressnya. Kita satu tahun 35 ribu, sementara daerah lain itu baru 15 ribu. Ini adalah keberhasilan kita semua.” kata Kawit.

Ia menyebut, pembangunan RTG di Kecamatan Kayangan sendiri sudah mencapai 90 persen, dari 8.530 rumah yang rusak, 2.504 yang masih dalam proses pembangunan.

“Di sini sudah 90 persen, nah tinggal 10 persen belum terbangun. Ini kades, minta tolong dipantau progressya. Biar dipantau percepatannya. Karena ini musim hujan jadi agar msyarakat tidak kena hujan.” imbuh Kawit.

Sementara itu, acara penyerahan dan peresmian rumah yang juga dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, BPBD Lombok Utara, Dinas Perkrim, dan lainnya, diakhiri dengan pemotongan pita di salah satu RTG di Kecamatan Kayangan.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Peduli Sesama, PBH Mangandar Keliling Lombok Gelar Ngaji Hukum sampai Pelosok

Mataram, bukadikit.co- Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar menggelar kegiatan ngaji hukum ke beberapa wilayah di pelosok. Kegiatan yang didasari atas keinginan di...

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram...

Peduli Jurnalis, Pyridam Farma Berikan Bantuan Suplemen kepada AMSI NTB

Mataram, bukadikit.co- Guna mencegah penyebaran virus covid-19 yang dapat mengancam nyawa, PT Pyridam Farma memberikan bantuan suplemen kepada para jurnalis yang tergabung...

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kunker ke Gili Trawangan

Lombok Utara, bukadikit.co - Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng menyambut Kunjungan Kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif...

Resmi Dilantik, Irzani Siap Tancap Gas!

Mataram, bukadikit.co- Setelah terpilihnya secara aklamasi sebagai ketua umum Pengurus Daerah NWDI Kota Mataram pada Musyawarah Daerah (Musda) 30 April yang lalu....