Home Health Sekda KLU Berikan Klarifikasi Soal Ketua DPRD Keluar dari Satgas Covid-19

Sekda KLU Berikan Klarifikasi Soal Ketua DPRD Keluar dari Satgas Covid-19

Lombok Utara, bukadikit.co – Wabah Corona Virus Disease atau Covid-19 menjadi salah satu momok yang saat ini menjadi hantu untuk masyarakat. Kasusnya pun hari demi hari di Kabupaten Lombok Utara makin bertambah.

Untuk menangani wabah ini, Pemerintah Daerah KLU menganggarkan dana untuk penanganan kasus Covid-19 ini. Mulai dari pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), alat penunjang kesehatan, pengadaan masker, pengadaan cairan disinfektan, sosialisasi penanganan virus Corona pada masyarakat hingga pemberian bantuan kemanusiaan yang kena dampak.

Hal tersebut disoroti oleh Ketua DPRD Lombok Utara dari Fraksi Gerindra dan sekaligus sebagai Wakil Ketua gugus tugas covid-19 Kabupaten Lombok Utara Nasrudin. SHi., menegaskan, dirinya untuk keluar dari gugus tugas covid-19 lantaran ia menilai bahwa, Pemda KLU tidak transparan dan tidak adil dalam pembagian beras untuk masyarakat yang terdampak atau yang positif covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Lombok Utara Drs. H. Suardi MH., Mengatakan, persoalan Ketua DPRD mundur dari Satgas Covid-19 merupakan haknya dan tidak ada permasalahan apapun.

“Tidak ada masalah, silahkan saja. Tetapi apa iya kita inikan seorang pejabat, seorang pimpinan, cobalah kita berpikir secara jernih dan jika ada yang ingin dipertanyakan silahkan bertanya, jika kurang paham silahkan cek di sekertariat kita inikan didampingi oleh BPKP, Inspektur, sehingga kita tidak ingin apa yang kita lakukan menjadi masalah. Tentu semua aturan-aturan itu harus kita patuhi itu yang menjadi rujukan kita” terang Sekda saat ditemui di ruangannya, Tanjung, Rabu (20/05).

Lebih jauh ia menegaskan, pengadaan untuk penanganan covid-19 di tim satgas pun sangat transparan. “Semua bisa lihat soal pengadaan apa saja semua kita sesuaikan dengan protocol covid-19
bahkan kita undang terus untuk recofusing, beberapa kali kita undang, bahkan Ketua DPRD pun datang dan memberikan arahan” jelasnya.

“Silahkan cek sendiri ke sekertariat, kan kita mempunyai bidang-bidang tertentu” kata Seka menambahkan.

Sekda menegaskan, permasalahan ini akan diselesaikan secepatnya melalui rapat internal tim satgas covid-19. “Pastinya ada rapat kembali untuk melakukan evaluasi dan kita akan undang kembali Ketua DPRD supaya masalah ini clear” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Tangkal Hoaks saat Debat Pilwalkot Mataram, AMSI NTB Gelar Cek Fakta Pilkada

Mataram - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah NTB menggelar cek fakta debat kandidat Pemilihan Walikota Mataram 2020. Hal ini dilakukan guna...

Puluhan Rumah Warga di Lombok Timur Disapu Angin Puting Beliung

Lombok Timur, bukadikit.co- Puluhan rumah warga di wilayah Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru mengalami kerusakan akibat disapu angin puting beliung yang...

KPUD Lombok Utara Dinobatkan sebagai KPU Terbaik ke-2 Tingkat Nasional dalam JDIH

Lombok Utara, bukadikit.co- Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara (KPUD KLU) meraih penghargaan sebagai KPU terbaik ke-dua tingkat nasional dalam pengelolaaan...

Pemprov NTB Upayakan Masalah Air, Listrik dan Blank Spot Tuntas Tahun 2021

Mataram, bukadikit.co - Pemerintah Provinsi NTB sedang mengupayakan ketersediaan listrik, keseimbangan air dan terpenuhinya jaringan internet di seluruh wilayah NTB dapat dituntaskan...

Komplotan Pejambret dan Pencuri Rokok di Lombok Timur Diringkus Polisi

Lombok Timur, bukadikit.co- Tiga kawanan pelaku penjambretan dan pencurian rokok sebanyak 12 (dua belas) slop yang terjadi di wilayah Polsek Keruak berhasil...