Home News Hukum Sebar Fitnah, Mantan Bupati KLU Laporkan Akun 'Ganti Otak' ke Polisi

Sebar Fitnah, Mantan Bupati KLU Laporkan Akun ‘Ganti Otak’ ke Polisi

Lombok Utara, bukadikit.co-Mantan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu resmi melaporkan salah satu akun bodong ‘Ganti Otak’ yang diduga menyebarkan fitnah di akun media sosial facebook miliknya. Laporan tersebut dilayangkan H. Djohan Sjamsu (HDS) bersama tiga kuasa hukumnya ke Polres Lombok Utara, Rabu (03/06).

Ketua Kuasa hukum pelapor, Ilyas Husain, SH., mengungkapkan,  alasan laporan karena dalam  postingan akun facebook “Ganti Otak” tersebut  menyebut, kliennya mempolitisasi pembagian beras yang seharusnya disalurkan kepada anak yatim. Namun justeru diberikan kepada tim Kordes dan Kordus. Dalam postingan itu menyinggung soal urusan kontestasi Pilkada KLU.

Menurut dia, jelas akun tersebut melanggar Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE). Pelaku bisa dijerat pasal 27 junto pasal 310 UU KHUP  dengan ancaman 8-12 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliyar. Postingan itu tidak hanya merugikan dan merusak nama pribadi pelapor, juga merusak nama baik Pengurus Daerah Muhammadyah KLU.

“Sekaligus ini merusak nama baik beliau (Djohan Sjamsu, red) sebagai bakal Calon Bupati pada kontestasi di Pilkada 2020. Jadi kita sudah secara resmi melaporkan ke  Sat Reskrim. Kita berharap semua pendukung kita dan masyarakat tetap tenang menghadapi situasi ini, jangan ambil tindakan-tindakan yang melanggar hukum,” ujarnya mengingatkan. 

H.Djohan Sjamsu (HDS) bersama tiga kuasa hukumnya Ilyas Husain SH., Agus Salim SH., Dan Marianto SH., ke Polres Lombok Utara, Rabu (03/06).

Lebih jauh Ilyas menekankan, postingan akun tersebut mencoreng stabilitas keamanan di KLU.  “Hampir saja para pendukung beliau mengambil tindakan-tindakan yang tidak kita inginkan. Jadi dengan kita melaporkan ini ke aparat penegak hukum kita, bisa meredam situasi saat ini” tandasnya.

Di tempat yang sama, H.Djohan Sjamsu mengatakan, laporan itu ditujukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku, sehingga hal yang sama tidak terjadi.

“Ya kita tahu masyarakat Indonesia paham mana yang benar dan mana yang salah, jadi sekiranya tidak akan terjadi lagi di lain waktu dan lain hal,” kata Johan.

Ketua Dewan Pengurus Muhammadyah  KLU ini menyatakan akan terus mengusut kasus ini sampai tuntas, meski secara pribadi ia akan memaafkan pelaku.

“Saya secara pribadi akan memaafkan, tapi proses hukum harus tetap jalan. Kita saling memaafkan sebagai manusia,” katanya.

Sementara, Kasat Reskrim, Anton Rama Putra menyebut, terkait laporan yang dilayangkan HDS, pihaknya akan melakukan penyidikan awal untuk mendalami kasus itu, sebelum melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

“Yang diduga menggunakan akun tersebut kita profiling dulu. Kita akan lakukan penyelidikan awal, karena pengaduan pelapor terkait terlapor, akun tersebut kita dalami lagi. Itu akunnya benar apa tidak,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

AJI Desak Pelaku Pelecahan Seksual Terhadap Jurnalis Ditindak Tegas

Mataram, bukadikit.co- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram mengecam tindakan pelecahan seksual terhadap Jurnalis Bukadikit.co yang dilakukan oleh SR. Aparat kepolisian diminta menindak...

Pelaku Begal dan Pelecehan Seksual di Lombok Utara Berhasil Diringkus Polisi

Lombok Utara, bukadikit.co - Bunga (nama samaran), seorang warga Lombok Utara menjadi korban kasus pembegalan disertai pelecehan seksual. Kejadiannya pada Rabu (18/11/2020)...

NTB Siap Bangun Pabrik Bata Plastik Pertama di Asia

Mataram, bukadikit.co- Pemerintah Provinsi NTB siap membangun pabrik bata plastik pertama di Asia. Organisasi nirlaba Classroom of Hope telah menawarkan investor dan...

Kini Masyarakat Bisa Sampaikan Aduan ke NTBCare Melalui Facebook

Mataram, bukadikit.co- Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aduan dan keluhannya, kini aplikasi NTBCare dapat diakses melalui facebook dengan akun fanpage NTBCare.

Tangkal Hoaks saat Debat Pilwalkot Mataram, AMSI NTB Gelar Cek Fakta Pilkada

Mataram - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah NTB menggelar cek fakta debat kandidat Pemilihan Walikota Mataram 2020. Hal ini dilakukan guna...