Home News Pondok Pesantren Diharapkan Menjadi Pelopor Pembangunan Bangsa dan Negara

Pondok Pesantren Diharapkan Menjadi Pelopor Pembangunan Bangsa dan Negara

Lombok Timur, bukadikit.co- Acara peringatan Hari Santri Nasional 2019 di Kabupaten Lombok Timur dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Pesantren Indonesia (DWP IPI) NTB dan DPC IPI se-NTB.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan IPI Pusat No. 30.00.001/SK/DPP/IPI/II/2019. Acara berlangsung Selasa (22/10) di Ballroom lantai II Kantor Bupati, Lombok Timur.

Acara yang dihadiri oleh Gubernur NTB diwakili Sekretaris Daerah Provinsi NTB Dr. Ir. Iswandi, MSi, dan Bupati Lombok Timur, H.M.Sukiman Azmy tersebut juga turut dihadiri oleh Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia. R. K. Zaini Ahmad, Wadir Binmas Polda NTB AKBP Yusuf Suteja, Kasrem 162/WB Letkol Inf. Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori, Perwakilan Kodim 1615/Lotim, Polres Lotim dan DPRD Lotim, Ketua IPI NTB TGH. Muhsin, Qh, S.Ag, Ketua IPI Lotim Tgh. Marwan, Seluruh Ketua IPI Kabupaten/kota Se-NTB, Para tamu undangan lainnya serta para santri, dan santriwati.

Gubernur NTB yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Dr. Ir. Iswandi, M.Si, dalam sambutanya menyampaikan ucapan selamat kepada Pengurus Wilayah dan Cabang yang telah dilantik. Ia menekankan agar Ponpes menjadi tolak ukur di berbagai bidang demi kemaslahatan umat.

Selain itu, ungkapnya, Pondok Pesantren diharapkan menjadi pelopor dalam bidang kebersihan baik di lingkungan pondok sendiri, maupun di tempat lain pada wilayah provinsi NTB.

“Ke depan, harapan kami, ada pondok-pondok pesantren terbersih untuk dijadikan contoh bagi pondok pesantren lainnya di NTB.” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy, dalam sambutannya menyampaiakan, dua bonus yang diberikan Negara dalam peringatan Hari Santri Nasional kali ini.

Pertama, ditetapkannya UU tentang pasantren yang menjadi penegasan exsistensi pesantren. Kedua, dilantiknya Pimpinan Pondok Pesantren menjadi Wakil Presiden RI yang tidak pernah terbayang pada masa lalu dan masa kini.

“Banyak orang tidak percaya, namun itulah kenyataan,” ungkapnya.

Lebih jauh Sukiman menegaskan tiga nilai mendasar yang bisa dipetik dari undang-undang pesantren, diantaranya Legitimasi (pengakuan) Pondok Pesantren itu sebagai modal dasar pembangunan bangsa sejak masa lalu dan masa kini, pondok pesantren sebagai sarana membangun nasioanalisme, ponpes berkontribusi terhadap bangsa.

Kedua, kaitannya dengan UU menurutnya merupakan kewajiban pemerintah memperkuat dan memperkokoh apa yang selama ini diberikan kepada pendok pesantren. Serta yang ketiga yaitu soal fasilitasi.

Untuk itu, ia mengajak membangun Nasionalisme di dalam pesantren karena kemerdekaan Indonesia tidak lepas daripada perjuangan para kyai dan ulama.

“Eksistensi pesantren di kabupaten Lombok Timur berada di tempat terbaik. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menaruh perhatian besar pada keberadaan Pondok Pesantren yang mencakup keberadaan para santri di Lombok Timur, salah satu langkah yang dilakukan dengan memberikan bantuan kepada Ponpes maupun Masjid/Mushalla yang ada” jelasnya.

Sementara itu Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (PIP), R. K. Zaini Ahmad menyampaikan selamat bagi Dewan yang sudah dilantik dan berharap rapat menjalankan tugas dengan amanah guna mendorong kemajuan dan kemandirian pondok pesantren.

“Kami berharap dengan adanya hari santri nasional ini, insyaallah pemerintah dapat dibantu oleh para santri dalam segi kemajuan terlebih khusus pemerintah Kabupaten Lombok Timur” paparnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Penyerahan Barang Milik Daerah Kabupaten Lombok Timur kepada Lembaga/Organisasi kemasyarakatan yang diserahkan oleh Bupati Lombok Timur kepada organisasi sosial Kabupaten Lombok Timur secara simbolis Kepada Kemenag dan Pimpinan Pondok Pesantren.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

JPS Gemilang Tahap II Didistribusikan Mulai Hari Ini Hingga Pertengahan Juni

Mataram, bukadikit.co- Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, peluncuran dan pendistribusian JPS Gemilang tahap II akan dilakukan mulai hari ini,...

86 Anak di NTB Positif Covid-19, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Mataram, bukadikit.co- Trend kasus anak yang dinyatakan positif terpapar covid-19 di NTB terus bertambah. Data per hari Kamis 28 Mei 2020, Pemprov...

Hingga 28 Mei, 276 Orang di NTB Sudah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mataram, bukadikit.co- Meski angka positif terpapar virus corona atau covid-19 di NTB cenderung melonjak beberapa hari terakhir, angka kesembuhan juga terus bertambah....

Menjadi Investasi yang Cukup Besar, 3 Gili Akan Dibuka Kembali dalam Waktu Dekat

Lombok Utara, bukadikit.co- Setelah lama vacuum, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemkab KLU) akan membuka kembali wisata tiga Gili (Trawangan, Meno, dan...

Update 27 Mei: Positif Covid di NTB Bertambah 25 Orang, 1 Bayi Meninggal

Mataram, bukadikit.co- Pasien yang dinyatakan positif covid-19 di NTB terus bertambah. Data per hari Rabu 27 Mei 2020, kasus positif covid-19 di...