Home News Hukum Polres KLU Ungkap 63 Kasus Didominasi Pencurian, Masyarakat Diminta Waspada

Polres KLU Ungkap 63 Kasus Didominasi Pencurian, Masyarakat Diminta Waspada

Lombok Utara, bukadikit.co- Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Lombok Utara (KLU) berhasil mengungkap 63 kasus kejahahatan selama setahun terakhir, yakni dari bulan Januari hingga Desember 2020. Kasus kejahatan yang mendominasi yakni kejahatan konvensional berupa kasus 3C (curanmor, curas, dan curat) sebanyak 61 kasus. Sementara 2 (dua) kasus lainnya berupa kejahatan transnasional dan kekayaan negara.

Kapolres Lombok Utara AKBP Ferry Jaya Satriansyah SH mengungkapkan, kasus pencurian di Lombok Utara memang tergolong cukup tinggi. Disebutkannya, kasus curat yang berhasil diungkap yakni 7 kasus, curanmor sebanyak 6 kasus, dan curas sebanyak 4 kasus.

“Pencurian ini memang memiliki motif yang berbeda-beda, ada yang dicuri di ladang saat ditinggal pemiliknya, kemudian mencuri dengan merusak jendela rumah,” jelas Kapolres saat press release akhir tahun 2020, diampingi Kasat Reskrim Polres, Paur Humas, dan Tim Puma Polres KLU, di Gangga (31/12).

Pencurian tersebut disebut Ferry, didominasi terjadi pada waktu dini hari yakni pukul 01.00 sampai 03.00 malam. Hal ini kata dia, perlu diperhatikan oleh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Meski pihak aparat terus melakukan pengamanan dengan segala upaya dan sistem, akan tetapi antisipasi dari masyarakat itu sendiri merupakan hal yang sangat penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya tindak kejahatan.

FOTO: Kapolres saat press release akhir tahun 2020, diampingi Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP Anton Rama Putra SH., SIK, Paur Humas Polres Lombok Itara BRIPKA Wiswakarma, di Gangga (31/12).

“Kewaspadaan dari masyarakat itu sangat penting, baik secara perorangan maupun lingkungan” tegasnya.

Lebih jauh disebutkannya, selain kasus pencurian, Polres Lombok Utara juga berhasil mengungkap kasus perjudian sebanyak 7 kasus, penggelapan sebanyak 6. Kemudian kejahatan yang berkaitan dengan fisik psikis berupa KDRT 6, PPA 9, perkawinan terlarang 1, pernikan tanpa izin 1, dan penelentaran perkawinan 1 kasus.

“Untuk kejahatan yang berkaitan dengan kekayaan negara, diantaranya kasus perbankan 1, menyimpan satwa langka 1, penimbunan BBM 1,” jelasnya.

“Kalau diliat dari persentase penyelesaian perkara, maka 74 persen perkara di tahun ini sudah selesai,” sambung dia.

Kasus kejahatan di Lombok Utara yang berhasil diungkap, kata Kapolres, tidak berkaitan dengan kondisi perekonomian atau pandemi covid-19. Sejauh ini, kata dia, pelaku kejahatan dominan memiliki pekerjaan dan dalam kategori mampu.

“Ya itu karena perilaku hedon itu, ingin mendapatkan kekayaan dengan instan.” Jelasnya.

Di tempat yang sama, Kasatreskrim Polres Lombok Utara AKP Anton Rama Putra SH., SIK., mengimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, terutama untuk mengantisipasi kejahatan pencurian yang mendominasi kasus di Lombok Utara.

“Ya pencurian kebanyakan terjadi dini hari, jam satu atau jam dua. Jadi perlu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, membantu kami untuk menurunkan angka kriminalitas dengan peduli,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Kadis Lingkungan Hidup dan Perkim Lombok Utara Hadiri Prosesi Pemakaman ASN Pemda KLU

Mataram, bukadikit.co -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lombok Utara Muhammad Zaldi ST MT mewakili Bupati Lombok Utara...

Bupati dan Wabup Apel Pagi Sekaligus Halal Bihalal Pemda KLU

Lombok Utara, bukadikit.co- Bupati H Djohan Sjamsu SH dan Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng memimpin apel pagi yang dirangkaikan...

Momentum Idul Fitri, Bupati Lombok Utara Mengajak Kompak Bersatu

Lombok Utara, bukadikit.co - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melaksanakan sholat Ied di Masjid Ikhwanul Muttaqien Gondang, Kecamatan Gangga (13/5/2021)....

Peduli Sesama, PBH Mangandar Keliling Lombok Gelar Ngaji Hukum sampai Pelosok

Mataram, bukadikit.co- Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar menggelar kegiatan ngaji hukum ke beberapa wilayah di pelosok. Kegiatan yang didasari atas keinginan di...

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram...