Home News Pengolahan Sampah Organik di Lingsar Layak dicontoh Desa Lainnya

Pengolahan Sampah Organik di Lingsar Layak dicontoh Desa Lainnya

Lombok Barat, bukadikit.co- Wakil Gubernur NTB Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan, pengolahan sampah organik di Desa Lingsar, Lombok Barat, layak dijadikan model atau pencontohan untuk dikembangkan di desa-desa lainnya di seluruh pelosok NTB. Karena, Pengolahan Sampah Organik Metode Biokonversi Black Soldier Fly (BSF) seperti di Lingsar menurut Wagub yang lebih akrab disapa Umi Rohmi itu, telah terbukti memberikan kemanfaatan yang nyata dan bisa diintegrasikan untuk mendukung sektor lainnya.

“Seperti maggot yang langsung diintegrasikan dengan beternak dan dijadikan sebagai pakan ternak sendiri” ujarnya saat melaksanakan kunjungan kerja di Lingsar usai mengunjungi TPA Regional Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (07/03).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur yang didampingi oleh Kepala Dinas LHK NTB, Ir.Madani Mukarom, B.SC.F, M.SI dan kepala DPMPD Dr.H. Ashari, SH.MH serta pejabat terkait lainnya tersebut, sempat menguraikan bahwa untuk menghasilkan Maggot, diperlukan mesin penggiling, dicampur bahan baku berupa dedak ditambah jagung.

Wakil Gubernur NTB Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat melaksanakan kunjungan kerja di Lingsar usai mengunjungi TPA Regional Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (07/03).

“Dengan upaya itu, maka sampah tidak lagi menjadi musibah tapi justru mendatangkan berkah, tuturnya seraya mencontohkan bahwa sampah bisa dijadikan pupuk, pakan ternak, bisa dijual untuk didaur ulang dan lain sebagainya.” katanya.

Karena itu, pemerintah Provinsi NTB kedepan, imbuh Umi Rohmi, akan terus mendorong gerakan mengatasi sampah di NTB, yang harus dimulai dari unit terkecil yaitu Rumah tangga, dusun dan desa.

“Pada setiap desa bisa melakukan atau mencontoh seperti di lingsar ini”, tegasnya.

Di akhir kunjungan, Wagub meminta agar penataan Unit pengolahan sampah tersebut bisa ditata dengan lebih rapi. Seperti plang ucapan selamat datang, tanaman bunga agar dilihat indah, dan bersih. Sehingga kedepan bisa dijadikan tempat edukasi bagi masyarakat.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Banyak Kasus Pencabulan, Kapolres Lombok Utara: Waspadai Orang Terdekat

Lombok Utara, bukadikit.co- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Utara AKBP Ferry Jaya Satriansyah SH., mengimbau kepada seluruh masyarakat di Lombok Utara untuk...

Tingkatkan Peluang Pasar, UMKM Kalimantan Timur Perlu Pendampingan dan Digitalisasi

BALIKPAPAN, bukadikit.co- Digitalisasi dalam usaha skala mikro, kecil dan menengah perlu terus ditingkatkan untuk melangsungkan usaha dan menyokong perekonomian dalam kondisi pandemi...

Sejumlah Kamar Hotel Palm Resort Gili Trawangan Hangus Terbakar

Lombok Utara, bukadikit.co- Belasan kamar di Hotel Sunset Palm Resort, Gili Trawangan, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, ludes terlahap si jago merah, Senin...

Bunda Niken: Jadikan Museum Sebagai Estalase Budaya

Mataram, bukadikit.co- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mendorong Museum Negeri NTB kedepannya mampu menjadi...

Kadis Lingkungan Hidup dan Perkim Lombok Utara Hadiri Prosesi Pemakaman ASN Pemda KLU

Mataram, bukadikit.co -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lombok Utara Muhammad Zaldi ST MT mewakili Bupati Lombok Utara...