Home Collaboration Penghentian Siaran TV Analog Per April 2022 di NTB Ditunda

Penghentian Siaran TV Analog Per April 2022 di NTB Ditunda

Mataram, bukadikit.co– Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam wilayah yang ditunda melakukan migrasi TV Analog ke Digital atau Analog Switch Off (ASO) per 30 April 2022 kemarin.

Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB Lalu Amjad mewakili Plt Kadis Diskominfotik NTB Baiq Nelly mengatakan, jadwal penghentian siaran TV analog tahap 1 di 4 (empat) Kabupaten Kota di NTB yakni Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Kota Mataram, ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

“Zoom terakhir dengan pak Menteri (Jhonny), NTB ditunda, ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Tidak jadi bulan April kemarin. Penundaan nya jadi bulan apa masih dikoordinasikan,” ungkap Lalu Amjad saat dikonfirmasi, Jumat (17/06/2022).

Lebih jauh disebutkannya, pihaknya akan menunggu informasi lanjutan dari Kementerian Kominfo. “Kita di Diskominfotik di seluruh provinsi itu hanya berkoordinasi dan membantu sosialisasi saja, karena semua kewenangan itu dari pusat, Kemenkominfo” katanya.

Program migrasi TV analog ke Digital dikatakan sangat penting untuk dilakukan, mengingat siaran TV digital memiliki kualitas yang sangat bagus dan dapat memberikan dampak yang positif baik bagi masyarakat, lembaga penyiaran, maupun negara.

“Kualitas TV digital sangat bagus, jadi dapat memberikan siaran yang lebih berkualitas kepada masyarakat” jelasnya.

Sementara itu, penundaan penghentian siaran TV digital di 116 kabupaten/kota yang meliputi 56 wilayah siaran termasuk NTB ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) per 29 April 2022.

Seperti yang dikutip dari keterangan pers Kominfo, tiga wilayah dimulainya ASO tahap 1 yakni wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat dan Riau. Wilayah penghentian siaran TV analog di NTT mencakup dua wilayah yaitu NTT-3 dan NTT-4, terdiri dari Kabupaten Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka.

Wilayah selanjutnya yaitu Papua Barat-3, meliputi kota Sorong dan Kabupaten Sorong. Sementara di Riau, wilayah siaran yang efektif dihentikan siaran TV analognya yaitu Riau-4, meliputi Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti. 

Dengan demikian, wilayah lain selain ketiga wilayah di atas, pelaksanaan penghentian siaran TV analog/ASO akan ditunda. Sehingga, masyarakat selain di wilayah NTT, Riau dan Papua Barat, masih dapat menonton siaran TV analog. (*d)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Perbankan Sambut Era Digital dan Web 3.0 Sebagai Tuntutan Zaman

JAKARTA, bukadikit.co- Suka atau tidak suka, saat ini dunia sedang memasuki babak baru dengan hadirnya Web 3.0. Adapun Web3 merupakan visi masa...

Inilah Daftar Media Daerah dan Nasional yang Meraih AMSI Awards 2022, Selamat!

JAKARTA, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar award sebagai ajang penghargaan bagi media siber nasional dan media siber lokal terbaik. Event...

AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten dan Bisnisnya Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Guna membentuk ekosistem bisnis media yang sehat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agency iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital...

Huawei dan AMSI Jalin Sinergi Tingkatkan Kecakapan Digital Media Siber di Indonesia

Jakarta, bukadikit.co– Huawei, penyedia solusi TIK terkemuka di dunia, menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) untuk mengembangkan kompetensi dan...

Dibuka Menteri Koperasi dan UKM, IDC 2022 Harap Industri Media Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Gelaran event Indonesian Digital Conference (IDC) 2022 yang digagas Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dilaksanakan di Ballroom 1 Hotel...