Home News Hukum Pembunuh LN Dihukum 15 Tahun Penjara, Keluarga Korban: Ini Belum Adil untuk...

Pembunuh LN Dihukum 15 Tahun Penjara, Keluarga Korban: Ini Belum Adil untuk Kami!

Mataram, bukadikit.co– Pembunuh Almh.LN, Rio, akhirnya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan dan melanggar Pasal 338 KUHP berdasarkan Surat Dakwaan Kedua pada saat sidang pembacaan tuntutan oleh Penuntut Umun Kejaksaan Negeri Mataram, Senin (19/4). Dalam sidang tersebut, terdakwa Rio dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

Atas hukuman yang diberikan tersebut, pihak keluarga menilai tuntutan tersebut masih ringan, tidak setimpal dengan sadisnya cara Rio membunuh Almh.LN.

“Terlebih dampak terhadap kami yang begitu merasa sedih dan kehilangan sosok yang selama ini kami kenal sebagai perempuan yang cerdas, kuat dan periang,” ungkap salah satu keluarga korban, Mey, melalui rilis yang disebar kuasa hukum PBH Mangandar, Yan Mangandar Putra MH., Senin malam.

Tidak hanya terpukul karena rasa cinta dan kehilangan terhadap almh.LN, keluarga juga merasa tersayat karena   Almh.LN diharapkan menjadi orang sukses dengan melanjutkan kuliah untuk mendapatkan gelar Magister Hukum.

“Namun kini semua itu pupus, akibat ulah Rio. Kami tidak ingin orang lain merasakan hal yang sama seperti yang kami rasakan, begitu sakit dan terpukul ditambah sejak ditemukan mayat, Rio tidak ada itikad untuk jujur,” tudingnya.

Foto: Sidang pembacaan tuntutan oleh Penuntut Umun Kejaksaan Negeri Mataram terhadap kasus pembunuhan Almh.LN, Senin (19/4)

Sementara, dari fakta persidangan, diketahui bahwa Rio membunuh almh.LN dengan cara mencekik korban dan membiarkannya tergeletak dengan kondisi lemas namun masih dalam keadaan hidup.  Ia juga sempat merokok 2 batang dan pergi mencari tali di Jempong hingga ke Kekalek, Mataram.

Itu merupakan sela waktu yang amat panjang untuk Rio dapat berpikir agar korban dibiarkan hidup, namun Rio begitu sadis dengan mengambil keputusan menggantungnya agar terlihat seperti bunuh diri.

Atas fakta tersebut, kuasa hukum Yan Mangandar Putra MH., Menyampaikan bahwa keluarga korban memiliki harapan yang besar agar Hakim dapat memberikan hukiman berat kepada Rio.

“Bila perlu hukuman pidana mati sebagaimana dakwaan pertama Pasal 340 KUHP, sehingga dia bisa merasakan seperti apa yang dirasakan adik kami Almh.LN,” Tegasnya.

Selain itu, dikatakan dia,  beberapa hari sebelum pembacaan tuntutan, sebenarnya beberapa anggota keluarga bermimpi didatangi Almh.LN, bahkan siang tadi sebelum persidangan, Mey, kakak korban, sempat tidur bermimpi didatangi Almh.LN dan menceritakan bahwa dia sangat kecewa dan sedih kenapa Rio menggantungnya padahal saat itu dia masih hidup.

“Besar harapan kami bahwa dalam Putusan Hakim akan punya pandangan berbeda dengan Jaksa sehingga hukumannya bisa lebih berat,” tandasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Peduli Sesama, PBH Mangandar Keliling Lombok Gelar Ngaji Hukum sampai Pelosok

Mataram, bukadikit.co- Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar menggelar kegiatan ngaji hukum ke beberapa wilayah di pelosok. Kegiatan yang didasari atas keinginan di...

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram...

Peduli Jurnalis, Pyridam Farma Berikan Bantuan Suplemen kepada AMSI NTB

Mataram, bukadikit.co- Guna mencegah penyebaran virus covid-19 yang dapat mengancam nyawa, PT Pyridam Farma memberikan bantuan suplemen kepada para jurnalis yang tergabung...

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kunker ke Gili Trawangan

Lombok Utara, bukadikit.co - Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng menyambut Kunjungan Kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif...

Resmi Dilantik, Irzani Siap Tancap Gas!

Mataram, bukadikit.co- Setelah terpilihnya secara aklamasi sebagai ketua umum Pengurus Daerah NWDI Kota Mataram pada Musyawarah Daerah (Musda) 30 April yang lalu....