Home News Miriss! Sejumlah CS di RSUD Ngadu Bakal Dipecat kalau Tak Pilih Paslon...

Miriss! Sejumlah CS di RSUD Ngadu Bakal Dipecat kalau Tak Pilih Paslon No.2

Lombok Utara, bukadikit.co– Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Utara Artadi mengungkapkan sejumlah kejanggalan  ditemukan pada CV.Indevenden Massaru yang beroperasi di RSUD Tanjung. Salah satunya adanya intimidasi yang dilakukan oleh pihak CV ke sejumlah karyawan cleaning service (CS) untuk memilih salah satu Paslon yang berkontestasi di Pillbub KLU 2020.

“Kemarin sejumlah CS datang ke rumah saya, mereka mengaku dipanggil satu-satu oleh pihak CV, pilih satu atau dua, kalau mereka (CS) pilih satu, mereka akan dipecat. Sehingga kemarin keponakan saya sendiri itu datang, dia bakal dipecat sampai tanggal 1 ini karena menjawab tidak bisa menjawab pertanyaan itu,” jelas Artadi, Selasa (27/10).

Artadi menuding, perbuatan tersebut tidaklah patut dibenarkan. Karena pekerjaan di RSUD tidak boleh dipolitisir.

“Saya minta janganlah dipolitisir, ini saya lihat perusahaan ini kok diktator harus menuruti pilihan dia. Dan saya minta kepada Pemda dan RS untuk mengganti CV ini, karena KLU bisa hancur!” Tegasnya.

Selain menemukan dugaan intimdasi terhadap karyawan CS RSUD tersebut, beberapa hal lain juga menjadi poin pertanyaan politisi Gerindra tersebut. Diantaranya, adanya pemotongan gaji karyawan sebesar Rp.45.000 per bulan untuk masing-masing orang. Dana tersebut diklaim perusahaan untuk membayarkan BPJS, sementara para karyawan tidak pernah menerima kartu BPJS.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Utara Artadi

“Ini yang menjadi pertanyaan saya, kemana dana 45.000 dari masin-masing orang, selama sekian tahun itu, sementara CV ini tak pernah mendaftarkan dan membayarkan karyawan BPJS.” Kata Artadi.

Pertanyaan lain, dikatakannya, juga terkait gaji 106 karyawan CS yang di bawah UMK dan tidak disamaratakan. Gaji Rp.1,2jt diperuntukkan untuk karyawan yang bekerja lebih lama, sedangkan yang baru diberikan lebih sedikit.

“Ini kan ada perbedaan-perbedaan, sementara tugasnya sama. Dan sangat jauh dari UMK kita yang Rp.2,1jt” tudingnya.

Sementara itu, Supervisor CS RSUD Iskandar mengakui, bahasa memaksakan pilihan pimpinan kepada karyawan tidaklah seperti itu. Namun, karyawan CS ada baiknya mengikuti pimpinan. “Ya anu, lihatlah siapa yang di depan, seperti itu.” Kata dia.

Terkait dengan beberapa poin pertanyaan dari Dewan, ia mengatakan akan secepatnya memberikan informasi kepada pimpinan CV. “Terakit CV ini, saya akan rangkum dan sampaikan ke atasan saya” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

KPUD Lombok Utara Dinobatkan sebagai KPU Terbaik ke-2 Tingkat Nasional dalam JDIH

Lombok Utara, bukadikit.co- Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara (KPUD KLU) meraih penghargaan sebagai KPU terbaik ke-dua tingkat nasional dalam pengelolaaan...

Pemprov NTB Upayakan Masalah Air, Listrik dan Blank Spot Tuntas Tahun 2021

Mataram, bukadikit.co - Pemerintah Provinsi NTB sedang mengupayakan ketersediaan listrik, keseimbangan air dan terpenuhinya jaringan internet di seluruh wilayah NTB dapat dituntaskan...

Komplotan Pejambret dan Pencuri Rokok di Lombok Timur Diringkus Polisi

Lombok Timur, bukadikit.co- Tiga kawanan pelaku penjambretan dan pencurian rokok sebanyak 12 (dua belas) slop yang terjadi di wilayah Polsek Keruak berhasil...

NTB Kembali Raih Anugerah Badan Publik Informatif Tahun 2020

Mataram, bukadikit.co- Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali berhasil meraih anugerah sebagai Badan Publik Informatif pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2020,...

TGB: Menasehati Ahlul Bait adalah Salah Satu Bentuk Cinta

Jakarta, bukadikit.co- Menjawab banyaknya pertanyaan sputar cinta kepada nabi, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, KH. Muhammad Zainul Majdi, MA...