Home News Menuju Mandiri Telur, NTB Kembangkan "Satelit Unggas"

Menuju Mandiri Telur, NTB Kembangkan “Satelit Unggas”

Lombok Tengah, bukadikit.co- Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat berencana  menaikkan level kampung unggas menjadi satelit unggas. Hal itu dilakukan dalam rangka mendorong reformasi pangan, menuju mandiri telur dan daging serta kemandirian pangan bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Siti Rohmi Djalillah mengatakan, untuk menjadikan NTB sebagai daerah mandiri telur serta mandiri daging, perlu perbaikan dari segi tata kelola hingga pemasaran. Sehingga, nantinya akan berdampak pada peningkatan produktivitas serta kualitas suatu produk yang dihasilkan, mengingat peluang pasar hasil peternakan unggas tidak kalah dengan industri lainnya.

“Jika biasanya pengelolaannya masih tradisional, maka mari pelan pelan beralih ke cara modern. Sehingga akan berdampak pada produktifitas” ungkap wagub saat melakukan kunjungan ke Kampung unggas di Desa Teruwai Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (05/02).

Disamping memberikan apresiasi, tak lupa Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi itu, berusaha menjembatani para peternak untuk memasarkan hasil ternak seperti; telur, ataupun daging, dengan  menggandeng mitra. Selanjutnya, ia juga mengingatkan agar kualitas hasil produksi terjamin, maka harus juga memperhatikan aspek lain seperti  menjaga lingkungan sekitar pasca produksi.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Siti Rohmi Djalillah melakukan kunjungan ke Kampung unggas di Desa Teruwai Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (05/02).

“Kami akan mengkomunikasikannya bersama OPD terkait” tegasnya seraya berjanji akan berupaya  membuka kerjasama dengan  para investor termasuk restoran di hotel- hotel.

“Jika nanti konsep ini berjalan maka desa Teruwai bukan lagi sebagai kampung unggas namun naik kelas menjadi satelit unggas, karena dijadikan pusat serta desa percontohan” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Teruwai, M. Artha menyebutkan, di desanya sendiri terdapat 34 kelompok tani, 11 diantaranya merupakan peternak unggas. Disebutkannya, rata- rata  produksi telur  per minggu yang dihasilkan kelompok tersebut mencapai 1.200 butir, sedangkan untuk produksi daging mencapai 200 ekor per hari. Karenanya, Artha meminta agar semua unsur harus saling mendukung untuk terbentuknya industri unggas berskala besar seperti Satelit Unggas.

“Semoga satelit unggas yang digagas dampak positifnya lebih besar lagi terhadap kemajuan ekonomi warga. Apalagi mayoritas warga teruwai berprofesi sebagai petani ternak, dan itu cukup membantu untuk tambahan mereka” ungkap Artha.

Sedangkan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi NTB, dr. Hj. Budi Septiani mengatakan, sepanjang tahun 2019 kebutuhan telur ayam di NTB mencapai 1,3 juta butir. Peternak dalam daerah hanya mampu memproduksi 600 ribu butir telur setiap tahun. Sementara, untuk daging ayam kampung unggas Teruwai setiap bulannya hanya mampu memproduksi 10 ribu ekor.

“Angka 10 ribu, bagi kami masih kurang untuk menyuplai daging di daerah sendiri. Perlu peningkatan produksi, apalagi tahun 2020 target pasar kita, sebagai peyuplai daging untuk Bali dan NTT. Untuk itu, demi mendukung peningkatan produksi unggas, selain memfasilitasi mereka untuk menggandeng mitra. Sarana pendukung operasi seperti; Collbox, Freezer, mesin pemanas hingga mesin penetas modern akan kami usahakan terpenuhi.” ungkapnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Peduli Sesama, PBH Mangandar Keliling Lombok Gelar Ngaji Hukum sampai Pelosok

Mataram, bukadikit.co- Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar menggelar kegiatan ngaji hukum ke beberapa wilayah di pelosok. Kegiatan yang didasari atas keinginan di...

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram...

Peduli Jurnalis, Pyridam Farma Berikan Bantuan Suplemen kepada AMSI NTB

Mataram, bukadikit.co- Guna mencegah penyebaran virus covid-19 yang dapat mengancam nyawa, PT Pyridam Farma memberikan bantuan suplemen kepada para jurnalis yang tergabung...

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kunker ke Gili Trawangan

Lombok Utara, bukadikit.co - Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng menyambut Kunjungan Kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif...

Resmi Dilantik, Irzani Siap Tancap Gas!

Mataram, bukadikit.co- Setelah terpilihnya secara aklamasi sebagai ketua umum Pengurus Daerah NWDI Kota Mataram pada Musyawarah Daerah (Musda) 30 April yang lalu....