Home Education Media Massa Diminta Jadi "Suplemen Imunitas" Publik di Tengah Covid19

Media Massa Diminta Jadi “Suplemen Imunitas” Publik di Tengah Covid19

Mataram, bukadikit.co- Peran media di tengah Pandemi Covid-19, tak hanya menyajikan informasi yang akurat saja, tetapi juga mentrasmisikan pesan yang  mengedukasi dan mampu menambah optimisme publik. Sehingga, informasi yang disajikan media dapat berperan sebagai suplemen atau vitamin dalam memperkuat imunitas mental dan fisik masyarakat.

Demikian pula sebagai produsen informasi di era sekarang ini, bukan lagi didominasi oleh media atau pemerintah, namun peran masyarakat juga tak kalah pentingnya.

Hal tersebut dibahas dalam Dialog Online dengan tema Memahami Konten Media di Tengah Covid-19. Dialog online yang diinisiasi oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) tersebut digelar bersama Ketua NU NTB, Prof. TGH. Masnus Tahir, Sekertaris Daerah NTB H.L. Gita Aryadi, Kepala Dinas Kominfotik NTB I Gede Putu Aryadi, Karo Humas NTB Najamudin Amy, Ketua KPID NTB Yusron Saudi, suaeb Qury Ketua LTN NU NTB, Sumiarto dari Inewstv, dan dimoderatori oleh Baihaki, Seni (18/05).

Konten media yang sesuai data, akurat, dan berimbang sehingga tak hanya memberikan informasi namun juga dapat mengedukasi masyarakat menjadi sorotan dalam dialog tersebut.

Dialog Online dengan tema Memahami Konten Media di Tengah Covid-19. Dialog online yang diinisiasi oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) tersebut digelar bersama Ketua NU NTB, Prof. TGH. Masnus Tahir, Sekertaris Daerah NTB H.L. Gita Aryadi, Kepala Dinas Kominfotik NTB I Gede Putu Aryadi, Karo Humas NTB Najamudin Amy, Ketua KPID NTB Yusron Saudi, suaeb Qury Ketua LTN NU NTB, Sumiarto dari Inewstv, dan dimoderatori oleh Baihaki, Senin (18/05).

Media di dalam Negara penganut asas Demokrasi disebut Sekda NTB, sangat wajar memiliki konten yang berbeda. Berbeda dengan Negara penganut Otoritarianisme yang cenderung seragam mengikut pemerintahnya. Karena di Indonesia menganut asas demokrasi, maka media diminta bijak untuk memberikan pilihan informasi yang tetap dapat menjalankan fungsi edukasi kepada masyarakat.

“Media sebagai ujung tombak saluran infomasi dari negara kepada masyarakat. Namun tetap perlu dievalusasi, apa saja konten media yang dikomsumsi masyarakat NTB. Konten yang diberikan harus sesuai data dan akurat. Karena Media dapat mempengaruhi persepsi masyarakat,” jelas Sekda NTB.

Senada dengan Sekda NTB, Kepala Dinas Diskominfotik NTB I Gede Putu Aryadi, juga meminta Media dalam meliput di tengah Pandemi  untuk menjalankan fungsinya dengan baik sesuai kode etik. Tak hanya menyampaikan informasi beritanya akurat, namun juga memberikan edukasi yang bisa membangun optimisme masyarakat.

“Kami berharap fungsi media selain beritanya akurat, juga bisa membangun optimisme masyarakat. Artinya dengan fungsi bisa membangun optimisme dan edukasi tadi, dengan sendirinya media membangun imunitas tubuh masyarakat. Kekuatan mental menjadi modal terbesar dalam membangun kekuatan fisik,” ujar Kadis Kominfotik NTB.

Karo Humas NTB Najamudin Amy juga menambahkan, tak hanya media mainstream, kehumasan pemerintah juga harus memberikan informasi yang akurat dan mengedukasi masyarakat.

Di tengah pandemi covid-19 ini, Najam mengungkapkan, Humas NTB sendiri memiliki prinsip dalam pemberitaan. Konten yang disajikan harus memiliki empat prinsip yakni, edukatif, promotif terhadap kebijakan pemerintah, inspiratif, dan mengandung motivasi.

Tak hanya Media dan pemerintah, masyarakat sebagai konsumen informasi juga disoroti dalam dialog tersebut. Khususnya masyarakat pengguna Sosial Media diminta untuk lebih bijak dalam mengkomsumsi berita yang didapatkannya. Bahkan, TGH. Masnus Tahir, menyebutkan, di zaman yang serba digital ini, kesalehan tak cukup ada di dunia nyata saja, namun juga harus ada di dunia maya.

“Kesalehan virtual dibutuhkan untuk berinteraksi secara online. Informasi yang di dapat masyarakat di akun sosial media mereka harusnya tidak ditelan mentah-mentah, tetapi  harus dikroscek terlebih dahulu alias tabayun. Itu sebagai salah satu bentuk kesalehan virtual,” pesannya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Putra Bungsu Jokowi Kepincut Gadis Lombok

Mataram, bukadikit.co - Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep beberapa waktu belakangan tengah jadi perbincangan. Setelah dikabarkan putus dari kekasihnya Felicia Tissue...

Wow! Wanita Cantik Ini Berhasil Turunkan Berat Badan secara Alami, Berikut Tipsnya

Mataram, bukadikit.co- Siapa yang tak ingin punya tubuh ideal?, Hampir semua orang pasti menginginkan tubuh ideal, khususnya wanita, setiap wanita pasti mendambakan...

Ini Dia 5 Program Unggulan Bupati dan Wabup Terpilih Djohan-Danny untuk KLU

Lombok Utara, bukadikit.co- Usai dilantik pada 26 Februari lalu, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH dan Danny...

Gubernur NTB Lepas Keberangkatan Tim Bantuan Kemanusian Terdampak Gempa Sulawesi Barat

Mataram, bukadikit.co- Aksi bantuan kemanusiaan dalam wujud bantuan Sembako dari para Dermawan Lombok-Sumbawa bagi masyarakat Majene, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang beberapa...

Tarif Rp 100.000, Nikmati Berenang di Kerjaan Kurcaci ala Yunani di Lombok Utara

Lombok Utara, Perjalanan wisata tim liputan kali ini mengarah ke sisi sebelah barat Lombok Utara, tepatnya di Dusun Mentigi, Desa Malaka, Kecamatan...