Home News Finance Masa Covid19, Nasabah Bank Maupun Non Bank Bisa Mendapat Keringanan Kredit, Begini...

Masa Covid19, Nasabah Bank Maupun Non Bank Bisa Mendapat Keringanan Kredit, Begini Caranya

Mataram, bukadikit.co– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengeluarkan kebijakan relaksasi kredit untuk debitur atau nasabah perbankan dan non perbankan yang aktivitas ekonominya terdampak pandemi virus corona atau covid-19.

Kebijakan relaksasi kredit yang diberikan oleh perbankan dan non perbankan kepada nasabah tersebut dapat berupa perpanjangan waktu, pengurangan jumlah cicilan, pengurangan tunggakan bunga, dan lain sebagainya.

“Kebijakan ini mulai berlaku April ini. Berlaku untuk semua kabupaten dan kota se-NTB. Semua lembaga keuangan sudah tahu, tapi kalau untuk kantor cabang biasanya menunggu SOP dari kantor pusat dulu” ungkap Kepala OJK NTB, Farid Faletehan, saat dihubungi via whatsaap oleh bukadikit.co, Kamis (09/04).

Lebih jauh Farid mengatakan, relaksasi kredit ini berlaku maksimal 1 tahun. Dimana, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan keringanan pembayaran kredit harus mengikuti prosedur terlebih dahulu, yakni dengan cara mengajukan surat permohonan.

Kepala OJK NTB, Farid Faletehan/ Sumber foto: Istimewa

“Untuk prosesnya, nasabah harus mengajukan permohonan dulu. Kalau tidak mengajukan ya dianggap tidak terdampak corona dan tidak mendapatkan relaksasi” katanya.

Ia juga mengatakan, untuk teknis serta jenis keringanan pembayaran kredit kepada nasabah diserahkan kepada masing-masing lembaga keuangan itu sendiri.

“Ya itu diserahkan kepada masing-masing lembaga keuangan. Permohonan bisa melalui surat, email, atau datang ke kantor bank atau perusahaan pembiayaan dengan tetap menjaga jarak” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan adanya lembaga keuangan seperti finance atau leasing yang masih mengejar nasabahanya, Farid menegaskan, hanya nasabah yang tidak terdampak yang boleh ditagih oleh mereka.

“Di finance juga ada kebijakan relaksasi. Tapi harus mengajukan dulu, kalau tidak mengajukan, ya berarti tidak terdampak. Hanya nasabah yang tidak terdampak saja yang boleh ditagih.” Tegasnya.

Farid juga mengatakan, bagi nasabah terdampak covid-19 yang merasa kesulitan untuk mendapat keringanan kredit, dapat menyampaikan pengaduan ke OJK.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Peduli Sesama, PBH Mangandar Keliling Lombok Gelar Ngaji Hukum sampai Pelosok

Mataram, bukadikit.co- Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar menggelar kegiatan ngaji hukum ke beberapa wilayah di pelosok. Kegiatan yang didasari atas keinginan di...

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram...

Peduli Jurnalis, Pyridam Farma Berikan Bantuan Suplemen kepada AMSI NTB

Mataram, bukadikit.co- Guna mencegah penyebaran virus covid-19 yang dapat mengancam nyawa, PT Pyridam Farma memberikan bantuan suplemen kepada para jurnalis yang tergabung...

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kunker ke Gili Trawangan

Lombok Utara, bukadikit.co - Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng menyambut Kunjungan Kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif...

Resmi Dilantik, Irzani Siap Tancap Gas!

Mataram, bukadikit.co- Setelah terpilihnya secara aklamasi sebagai ketua umum Pengurus Daerah NWDI Kota Mataram pada Musyawarah Daerah (Musda) 30 April yang lalu....