Home News LSM Kasta dan LUCW Gedor Dispar KLU Terkait Dugaan Adanya 'Anak Haram...

LSM Kasta dan LUCW Gedor Dispar KLU Terkait Dugaan Adanya ‘Anak Haram Proyek’

Lombok Utara, bukadikit.co – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kasta dan Lombok Corruption Watch (LUCW) Lombok Utara menggedor Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Rabu (30/12).

Kedatangan dua LSM tersebut merupakan imbas dari isu yang sedang viral diberitakan mengenai kejelasan dana hibah pariwisata serta adanya dugaan kejanggalan anggaran pembelian Berugaq (gazebo) dengan nilai yang cukup fantastis. 

Ketua LSM Kasta Lombok Utara Romi menyebut, kejanggalan dana hibah serta pengadaan berugaq tersebut dikarenakan adanya perselingkuhan proyek yang menghasilkan anak haram proyek atau pemberian fee proyek.

“Ini kami duga ada perselingkuhan proyek yang kemudian menghasilkan anak haram proyek!” tuding Romi di depan Kadis, Sekdis, Kabid, dan Kasi Dinas Pariwisata Lombok Utara.

Disebutkannya, pemberian berugaq kepada puluhan Pokdarwis di Lombok Utara, dengan nilai proyek pengadaan yang sangat tidak wajar. Diketahui, harga pengadaan per berugaq sekepat tersebut yakni Rp. 33 juta. Nilai yang fantastis ini, kata dia, sangat tidak wajar terlebih bahan pengadaan berugaq tersebut dibuat dari kayu kelas II.

FOTO: LSM Kasta dan LUCW Lombok Utara, saat audiensi dengan pihak Dispar Lombok Utara, Rabu (30/12). (Sumber foto: dok.istimewa)

“Kalau kayunya dari Israel mungkin ya. Ini yang kami minta Dispar untuk mengklarifikasi. Kami sudah tanyakan ke tukang kayu berapa harga untuk berugaq sekepat yang bagus. Itu tidak sampai 7 juta!” Tegasnya.

Selain itu, kejanggalan lain kata Romi, yakni dugaan adanya dua sumber anggaran yang di-SK-kan oleh Dispar yakni danah hibah dan DID stimulan, sehingga menimbulkan dugaan adanya Double Budgeting.

“Ini harus diklirkan. Bantuan yang diterima Pokdarwis berupa berugaq dan lainnya itu apakah bersumber dari DID atau Hibah Pariwisata, sebab ini masih rancu.” Cetus Romi heran.

Protes dari LSM juga tidak hanya terkait kejanggalan dana hibah dan pengadaan berugaq, namun, Romi mengatakan beberapa proyek pengerjaan fasilitas pendukung di beberapa Pokdarwis juga bermasalah. Dia mencontohkan, pengerjaan tiang penyangga spot selfie di Pokdwaris Murmas, Gangga, sampai saat ini belum selesai namun sudah diserahterimakan.

“Itu pengerjaannya belum selesai. Tapi kami dengar sudah diserahterimakan. Ini bagaimana? Kontraktor seperti ini seharusnya ditindak. Kami juga meminta kepada Dispar agar menyerahkan nama-nama rekanan/kontraktor yang mengerjakan proyek-proyek ini!” tegasnya.

Sementara itu, dengan adanya beberapa kejanggalan ini, Tarpiin Adam selaku direktur LUCW meminta kepada Dispar agar membuat surat pernyataan dimana berisi komitmen Dispar dan kontraktor mengerjakan proyek yang ada sesuai spesifikasi dan harga. Selain itu, pihaknya meminta agar Dispar membuat kesepakatan dengan kontraktor agar pengerjaan proyek harus tepat waktu. Jika tidak, LSM meminta Dispar memutus kontrak kerja dengan rekanan.

“Ini kami melihat Dinas lebih takut kepada kontraktor. Jangan takut, nanti kami yang kasih pelajaran kontraktor kurang ajar seperti ini. Ngemis minta proyek, giliran dikasih proyek tapi gak becus. Ini kan kurang ajar. Maka dari itu berikan kami daftar kontraktor tersebut,” kata Adam.

Menanggapi hal tersebut, Kadispar Lombok Utara, Vidi Eka Kusuma menyampaikan, pihaknya pada mulanya menolak harga pengadaan per Berugaq yang sangat mahal tersebut, dan berugaq untuk Pokdarwis tersebut juga belum dibayar.

“Ada juga konpensasi dengan tempat sampah. Jenis anggarannya juga ada dua, ada yang membutuhkan ongkos kirim juga, sampai ke bukit-bukit,” terang Vidi.

Kemudian, terkait adanya double budgeting, Vidi membantah hal tersebut, itu tidak benar, kata dia. Karena setiap pencairan, ada spesifikasi nomor rekening. “Ini sebenarnya ada dua SK. Buka dua sumber dana anggaran,” jelasnya.

Meski jawaban dari Pihak Dispar dirasakan tidak memuaskan, namun telah disepakati bahwa pihak Dispar bersedia membuat surat pernyataan yang ditandatangani Kadis dan Sekdis serta disaksikan oleh Kapolres Lombok Utara, AKBP Ferry Jaya S, SH.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pemprov NTB Ajak Peradah Bersinergi Dukung NTB Gemilang

Mataram, bukadikit.co- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., mengajak Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH)...

Bupati Lombok Utara Lantik Staf Ahli Ekonomi Keuangan dan Pembangunan

Lombok Utara, bukadikit.co - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melantik dan mengambil sumpah ASN H Simparudin SH sebagai Staf Ahli...

ACT NTB Siapkan 100 Paket Berbuka Gratis Setiap Hari

Mataram, bukadikit.co- Tim relawan MRI Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB melakukan distribusi 100 paket berbuka puasa selama bulan Ramadhan di Kota Mataram.

Juara Lomba Cerita Wastra, NTB Siap Bertarung di Kancah Nasional

Mataram, bukadikit.co- Provinsi Nusa Tenggara Barat sukses menggelar acara Lomba Cerita Wastra 2021. Para juara terpilih selanjutnya akan melenggang ke tingkat Nasional...

Kembalikan Marwah Negara melalui Catur, Pengurus PERCASI NTB Dilantik

Mataram, bukadikit.co- Meski berbeda dengan kebanyakan olahraga yang lebih mengandalkan otot untuk membentuk tubuh, catur tetap menjadi olahraga yang populer di kalangan...