Home News Hukum Kepala Dinas Dukcapil KLU Terancam Pidana, 1 Unit Mobil dan Alat Perekam...

Kepala Dinas Dukcapil KLU Terancam Pidana, 1 Unit Mobil dan Alat Perekam E-KTP Diamankan Polisi

Lombok Utara, bukadikit.co- Ratusan masyarakat beserta Aparat Penegak Hukum (APH) Kepolisian Resor (Polres) KLU berhasil mengamankan 1 (satu) unit mobil dinas dengan nomor plat DR 24 GU dan alat perekam E-KTP yang diduga disalahgunakan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) KLU, Fahri, S.Pd., di Gondang, Selasa (17/11).

Pengamanan mobil dan alat perekam E-KTP tersebut terjadi setelah emosi masyarakat meluap usai mengetahui Kadis Dukcapil KLU membawa alat perekam E-KTP ke tempat kediamannya di Menggala, untuk melakukan perekaman E-KTP bagi anak-anak yang genap berusia 17 tahun pada 9 Desember nanti.

Ardianto, salah satu tokoh masyarakat mengungkapkan, tindakan Kadis Dukcapil KLU tersebut sudah melanggar hukum dan terancam dipidana, karena telah menggunakan fasilitas negara dan menyalahgunakan jabatannya sebagai Kepala OPD untuk melakukan perekaman E-KTP di kediaman pribadinya.

“Ini jelas-jelas pelanggaran terhadap hukum. Dan bisa jadi sebagai salah satu indikasi pelanggaran terhadap jalannya Pilkada. Karena kita tahu, KTP sangat penting dalam proses Pemilukada 9 Desember mendatang.” Tudingnya.

Lebih jauh mantan Ketua Komisi I DPRD KLU itu menyebut, Kadis Dukcapil KLU tak dapat mengelak dari persoalan ini karena bukti skenario permainannya sudah dikantongi. Mulai dari undangan yang telah tersebar di Whatsapp agar Kepala Madrasah Kecamatan Pemenang untuk datang membawa anak-anak merekam E-KTP, kemudian pembatalan kegiatan perekaman hari ini (Selasa, red) setelah persoalan mencuat. Sehingga, ia menegaskan, persoalan ini harus diusut tuntas oleh para Penegak Hukum serta Kepala Daerah agar tidak merugikan masyarakat banyak.

“Persoalan ini harus sampai tuntas. Kita, masyarakat, akan uji tingkat kemampuan dan independensi para Penegak Hukum serta sikap Kepala Daerah terhadap ASN , kepada Kepala OPD yang telah melanggar hukum.” Tegasnya.

Foto: Ratusan masyarakat unjuj rasa ke Dukcapil KLU, Selasa (17/11)

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil KLU Fahri mengklaim, perekaman E-KTP di rumah pribadinya tersebut ditujukan guna mempercepat proses perekaman E-KTP bagi ribuan masyarakat yang belum terdata untuk memilih di Pilkada 9 Desember mendatang. Hal itu, kata dia, hanya semata-mata bentuk dari niatan sucinya untuk memberikan kado terakhir sebelum ia pensiun dari jabatan.

“Saya hanya ingin memberikan kado terakhir, saya bilang ke teman-teman, Sekdis juga, dan mereka setuju untuk melakukan perekaman di rumah.” kata dia saat ditemui di ruang kerjanya.

Niatan suci tersebut katanya, sah untuk dilakukan mengingat dari peraturan perundang-undangan mengamanatkan Dinas Dukcapil memberikan pelayanan door to door kepada masyarakat. Terlebih, saat ini tercatat sebanyak 2761 anak yang akan berusia 17 tahun pada 9 Desember nanti. Sehingga, katanya Dukcapil KLU ingin memberikan pelayanan secara maksimal dan tanpa menyentuh ranah politik.

“Semua kabupaten melakukan itu, dan kita memang diminta petugas yang aktif. Ini betul-betul tidak ada sangkutannya dengan politik, karena pengumuman perekaman E-KTP pun melalui masjid bukan timses, saya juga tidak pernah bahas pilkada atau gunakan simbol politik. Saya betul-betul menjaga (ASN)” Tegasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Kini Masyarakat Bisa Sampaikan Aduan ke NTBCare Melalui Facebook

Mataram, bukadikit.co- Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aduan dan keluhannya, kini aplikasi NTBCare dapat diakses melalui facebook dengan akun fanpage NTBCare.

Tangkal Hoaks saat Debat Pilwalkot Mataram, AMSI NTB Gelar Cek Fakta Pilkada

Mataram - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah NTB menggelar cek fakta debat kandidat Pemilihan Walikota Mataram 2020. Hal ini dilakukan guna...

Puluhan Rumah Warga di Lombok Timur Disapu Angin Puting Beliung

Lombok Timur, bukadikit.co- Puluhan rumah warga di wilayah Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru mengalami kerusakan akibat disapu angin puting beliung yang...

KPUD Lombok Utara Dinobatkan sebagai KPU Terbaik ke-2 Tingkat Nasional dalam JDIH

Lombok Utara, bukadikit.co- Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara (KPUD KLU) meraih penghargaan sebagai KPU terbaik ke-dua tingkat nasional dalam pengelolaaan...

Pemprov NTB Upayakan Masalah Air, Listrik dan Blank Spot Tuntas Tahun 2021

Mataram, bukadikit.co - Pemerintah Provinsi NTB sedang mengupayakan ketersediaan listrik, keseimbangan air dan terpenuhinya jaringan internet di seluruh wilayah NTB dapat dituntaskan...