Home News Hukum Kejati NTB Ajukan Pembatalan Perkawinan Sejenis Antara Muh dan Mita

Kejati NTB Ajukan Pembatalan Perkawinan Sejenis Antara Muh dan Mita

Mataram, bukadikit.co– Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Nanang Sigit Yulianto, SH.,MH., didampingi oleh Kajari Mataram, Drs. Yusuf, SH., menyampaikan bahwa, Kejati NTB telah mengajukan permohonan pembatalan perkawinan sejenis antara Muhlisin (Muh) bin Kalamullah dan Mita binti Firman, ke Pengadilan Agama Giri Menang, pada Selasa 16 Juni 2020.

“Pukul 12.00 Wita, hari Selasa 16 Juni 2020, telah didaftarkan Permohonan Pembatalan Perkawinan oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Mataram Putu Agus Ary Artha, SH., ke Pengadilan Agama Giri Menang” kata Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Nanang Sigit Yulianto, SH.,MH., pada saat Pers Realese di kantor Kejati NTB, Selasa (16/06).

Lebih jauh ia menyebut, pengajuan permohonan pembatalan perkawinan tersebut berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor: SK-16/N.2.10/Gp.1/06/2020 tanggal 10 Juni 2020 dengan Kepala Kejaksaan Negeri Mataram sebagai Pemberi Kuasa.

Ia juga mengatakan, perkawinan sesama jenis, berdasarkan pasal 1 dan pasal 26 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan, perkawinan tersebut batal demi hukum dan dapat dibatalkan.

“Perkawinan tersebut batal demi hukum dan dapat dibatalkan.” kata dia.

Pers Realese di kantor Kejati NTB, Selasa (16/06).

Seperti diketahui, perkawinan antara Muh dan Mita sendiri terjadi pada hari selasa tanggal 02 juni 2020 lalu. Muh dan Mita berkenalan melalui Media Sosial. Mita mengaku sebagai seorang wanita, dan kemudian janjian untuk bertemu di Udayana Mataram dengan Muh. Sampai akhirnya Muhlisin dan Mita menjalin hubungan asmara atau pacaran.

“Karena rasa cintanya mereka hingga akhirnya memutuskan untuk menikah pada hari selasa tanggal 02 juni 2020 pukul 10.00 wita” terang Kajati.

Ditambahkan Kajati, Muh dan Mita menikah di Mushola Desa Gelogor Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Disaksikan oleh Kepala Dusun Gelogor atas nama Hamdani, pihak KUA, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Permasalahan kemudian mulai terkuak ketika Mita menolak untuk berhubungan badan dengan Muhlisin pada saat malam pertama dengan alasan haid.

Muh kemudian mulai curiga kepada Mita, setelah dua hari kemudian. Ia merasa curiga dengan Mita terutama dengan jenis kelaminnya.

“Setelah dipertanyakan kepada Mita dan tanpa alasan yang jelas, Mita meminta cerai dan kabur dari rumah hingga Muhlisin mencari tau siapa Mita dan apa jenis kelaminnya di Kepala Lingkungan Pajarakan dan warga sekitar” beber Kajati.

“Dari keterangan warga sekitar mengatakan bahwa Mita adalah seorang laki-laki yang bernama Supriyadi” imbuh dia.

Kajati juga menyebut, setelah dilakukan pengecekan kartu tanda penduduk atas nama Mita oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat, terdapat perbedaan nomor kartu tanda penduduk pada KTP atas nama Mita dengan nomor KTP yang tertera pada Kartu keluarga atas nama Mita.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Kadis Lingkungan Hidup dan Perkim Lombok Utara Hadiri Prosesi Pemakaman ASN Pemda KLU

Mataram, bukadikit.co -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lombok Utara Muhammad Zaldi ST MT mewakili Bupati Lombok Utara...

Bupati dan Wabup Apel Pagi Sekaligus Halal Bihalal Pemda KLU

Lombok Utara, bukadikit.co- Bupati H Djohan Sjamsu SH dan Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng memimpin apel pagi yang dirangkaikan...

Momentum Idul Fitri, Bupati Lombok Utara Mengajak Kompak Bersatu

Lombok Utara, bukadikit.co - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melaksanakan sholat Ied di Masjid Ikhwanul Muttaqien Gondang, Kecamatan Gangga (13/5/2021)....

Peduli Sesama, PBH Mangandar Keliling Lombok Gelar Ngaji Hukum sampai Pelosok

Mataram, bukadikit.co- Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar menggelar kegiatan ngaji hukum ke beberapa wilayah di pelosok. Kegiatan yang didasari atas keinginan di...

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram...