Home News Finance JPS Gemilang Tahap II Didistribusikan Mulai Hari Ini Hingga Pertengahan Juni

JPS Gemilang Tahap II Didistribusikan Mulai Hari Ini Hingga Pertengahan Juni

Mataram, bukadikit.co– Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, peluncuran dan pendistribusian JPS Gemilang tahap II akan dilakukan mulai hari ini, Sabtu 30 Mei hingga pertengahan bulan Juni 2020.

Ia mengatakan, penyerahan JPS Gemilang tahap II akan dilakukannya secara simbolis di desa Penimbung, Kabupaten Lombok Barat.

“Pola distribusi tetap seperti tahap awal, dikumpulkan di satu tempat di Kabupaten/kota, setelah itu disalurkan ke desa-desa” kata Gubernur saat memberikan arahan pada Rakor Persiapan JPS Tahap II di Ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Rabu (20/05).

Lebih jauh Gubernur yang juga ahli bidang ekonomi itu menyebut, sebanyak 402 UKM/IKM yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-NTB, siap menyediakan produk-produk yang dalam paket JPS Gemilang Tahap II. Konsepnya, UKM/IKM yang ada di  masing-masing daerah diberdayakan untuk mengisi produk-produk yang akan disalurkan dalam paket JPS Gemilang.

Ia mencotohkan, produk UKM ikan asin di kecamatan Sape Kabupaten Bima, untuk tidak dibawa ke Lombok, kemudian didistribusi kembali ke Bima, ini yang keliru.

“Beras di Lombok Barat dari UKM Lombok Barat. Ikan Asin di Bima, ambil dari hasil UKM di Bima,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan, bahwa pemberdayaan UKM/IKM ini adalah bagian dari upaya kita untuk dapat menggerakan roda ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Itulah sebabnya, kata dia, JPS ini tujuannya bukan hanya untuk memenuhi kuota produk yang akan disalurkan kepada 125.000 KK masyarakat terdampak, tetapi juga merupakan upaya untuk memberdayakan UKM dan IKM lokal setempat. Sehingga menurutnya, upaya untuk membangun sinergi dan koordinasi yang baik dengan OPD di kabupaten/kota juga menjadi bagian penting untuk dilakukan.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah dan Sekretaris Daerah, Drs. H. Lalu Gita Ariadi saat Rakor Persiapan JPS Tahap II di Ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Rabu (20/05).

“Tidak ada gunanya produknya berkualitas, kuantitasnya terpenuhi, tetapi UKM/IKM setempat jadi penonton. Nah ini tidak sesuai dengan visi-misi kita,” kata Doktor Zul.

Selain itu, ia juga kembali  mengingatkan bahwa proses pendistribusian JPS tahap II harus dipastikan berjalan sesuai aturan dan mekanisme. Seluruh kekurangan pada proses penyaluran JPS Gemilang Tahap I menjadi pengalaman untuk terus memperbaiki proses ketersedian isi JPS dan pendistribusiannya. Termasuk data penerima, sehingga distribusinya tepat sasaran.

Ia berharap, seluruh OPD bisa bersinergi bersama untuk menyelesaikan permasalahan apabila ditemukan hal yang tidak sesuai aturan dan mekanisme. Secara khusus, Ia meminta Inspektorat agar sejak awal dapat memastikan semua pekerjan OPD berjalan sesuai aturan.

Lebih lanjut, pria kelahiran Sumbawa ini juga menghimbau, agar masing-masing OPD untuk aktif menyampaikan informasi melalui media sosial, mengenai seluruh program-program yang dilaksanakan, khususnya yang berkaitan dengan visi misi dan program-program unggulan NTB Gemilang. Termasuk juga merespon setiap pertanyaan masyarakat di media sosial.

“Jangan dipungkiri semua masyarakat kita saat ini melek IT, khusus di media sosial. Maka saya minta proaktif melayani masyarakat,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., yang turut memimpin rakor tersebut menegaskan, agar semua permasalahan dalam penyediaan barang JPS hingga pendistribusian supaya bisa diminimalisir, sehingga proses penyaluran ke kabupaten/kota hingga ke desa berjalan lancar tanpa kendala.

“Pastikan ketersediaan isi paket JPS paketnya lengkap,” tegas Miq Gite, panggilan akrabnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Indonesia Pilih Jamu yang Diusul ke UNESCO, Malaysia Gercep Akan Klaim Reog Ponorogo

JAKARTA, bukadikit.co- Negeri Jiran kembali membuat jenggot warga Indonesia terbakar. Pasalnya, negeri tersebut baru-baru ini mengabarkan akan mengklaim Reog Ponorogo dan mendaftarkannya...

AMSI Kembali Gelar Pelatihan Penguatan Manajemen dan Bisnis Media Online

Jakarta, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) kembali menggelar Pelatihan Penguatan Manajemen, Bisnis, dan Keberlanjutan Media Digital (Training Media Management, Business Development...

5 Tahun Berdiri, AMSI Kolaborasi Bangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan

Yogyakarta, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyelenggarakan rapat kerja nasional (Rakernas) selama dua hari di Yogyakarta. Ada puluhan peserta dari seluruh...

Indonesia Fact-checking Summit 2021 akan Bahas Isu Krusial Periksa Fakta

Jakarta, bukadikit.co - Jejaring Cek Fakta yang digawangi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) serta...

Banyak Kasus Pencabulan, Kapolres Lombok Utara: Waspadai Orang Terdekat

Lombok Utara, bukadikit.co- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Utara AKBP Ferry Jaya Satriansyah SH., mengimbau kepada seluruh masyarakat di Lombok Utara untuk...