Home News Jembatan Lombok-Sumbawa Akan Terwujud, Studi Kelayakan Dimulai Awal 2021

Jembatan Lombok-Sumbawa Akan Terwujud, Studi Kelayakan Dimulai Awal 2021

Mataram, bukadikit.co – Rencana pembangunan jembatan penghubung Lombok – Sumbawa akan segera diwujudkan. Rencana pembangunan jembatan ini pun telah memasuki tahap Feasibility Study (FS) atau uji kelayakan.

Per Rabu 23 Desember 2020, Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menandatangani kesepakatan bersama dengan PT. Nabil Surya Persada (NSP), yang merupakan salah satu perusahan nasional yang akan berinvestasi pada mega proyek tersebut, termasuk membangun mitra dengan investor nasional maupun internasional.

Mewakili Gubernur NTB, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. H.Amry Rakhman menjelaskan, Pemprov sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan pihak NSP untuk melakukan uji kelayakan pembangunan jembatan Lombok – Sumbawa. Lokus utama dalam uji kelayakannya dilihat dari beberapa aspek diantaranya, aspek teknis, aspek ekonomi, lingkungan dan lain sebagainya.

“Kita telah bersepakat untuk menyusun uji kelayakannya. Kalau uji kelayakannya sudah ada, maka kita akan melanjutkan ke tahap lainnya termasuk memuali pembangunan,” katanya usai melakukan MoU dengan PT NSP di ruang kerja gubernur NTB, Rabu, (23/12).

Menurutnya, setelah tahap uji kelayakan sudah dilakukan maka selanjutnya pemerintah provinsi akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat bahwa jembatan penghubung antar pulau itu layak untuk dibangun. Mengingat wacana pembangunan jembatan itu masuk sebagai wewenang nasional yang melintasi laut.

FOTO: Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimansyah usai menandatangani kesepakatan bersama dengan PT. Nabil Surya Persada (NSP)/ sumber foto: dok.istimewa

“Setelah MoU ini, kita akan bahas kembali dengan NSP bagaimana kerangka acuan uji kelayaknya. Insyaallah uji kelayakannya akan dimulai awal tahun 2021. Studi kelayakanya paling telat 1 tahun,” ungkap Amry.

Dijelaskannya, MoU atau kesepakatan ini paling telat selama 1 tahun kemudian akan dituangkan kedalam perjanjian kerja. Fungsi dari semua pihak yang bekerja sama dalam rencana ini, nanti dituangkan lebih rinci dalam perjanjian kerja. Sementara OPD yang melakukan pendampingan dan pengawasan selama uji kelayakan dilakukan adalah Bappeda itu sendiri.

Sementara itu, Direktur PT NSP, Fauzi mengatakan, kesepakatan ini merupakan pembuktian pihaknya kepada pemprov NTB untuk segera melakukan uji kelayakan terhadap pembangunan jembatan Lombok – Sumbawa. Termasuk kesiapan dari partner dengan investor Korea Selatan serta perusahaan lainnya.

“Setelah kerangka acua dan administrasi sudah terpenuhi, kita akan mulai melakukan studi kelayakannya di Januari 2021,” ungkapnya.

Menurutnya, uji kelayakan pembangunan jembatan ditargetkan selama dua bulan, kalau semua persiapan sudah terpenuhi. Ia menyakini bahwa pembangunan jembatan ini dapat meningkatkan infrastruktur ekonomoi masyarakat dan merangsang kembali destinasi pariwisata di dua pulau besar NTB tersebut.

“Setelah uji kelayakan semua sudah dilakukan maka langkah selanjutnya adalah memperkuat perjanjian kerja sama antara pemerintah dengan perusahaan,” tutupnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Perbankan Sambut Era Digital dan Web 3.0 Sebagai Tuntutan Zaman

JAKARTA, bukadikit.co- Suka atau tidak suka, saat ini dunia sedang memasuki babak baru dengan hadirnya Web 3.0. Adapun Web3 merupakan visi masa...

Inilah Daftar Media Daerah dan Nasional yang Meraih AMSI Awards 2022, Selamat!

JAKARTA, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar award sebagai ajang penghargaan bagi media siber nasional dan media siber lokal terbaik. Event...

AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten dan Bisnisnya Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Guna membentuk ekosistem bisnis media yang sehat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agency iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital...

Huawei dan AMSI Jalin Sinergi Tingkatkan Kecakapan Digital Media Siber di Indonesia

Jakarta, bukadikit.co– Huawei, penyedia solusi TIK terkemuka di dunia, menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) untuk mengembangkan kompetensi dan...

Dibuka Menteri Koperasi dan UKM, IDC 2022 Harap Industri Media Sehat

JAKARTA, bukadikit.co- Gelaran event Indonesian Digital Conference (IDC) 2022 yang digagas Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dilaksanakan di Ballroom 1 Hotel...