Home Lifestyle HUT RI ke-75, Pemda Launching "Sapuk Kembang Dangar" Khas Lombok Utara

HUT RI ke-75, Pemda Launching “Sapuk Kembang Dangar” Khas Lombok Utara

Lombok Utara, bukadikit.co– Di hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-75, pemerintah daerah Kabupaten Lombok Utara me-launching sapuk dengan motif batik khas Lombok Utara yang dinamakan Kembang Dangar.

“Hari ini kita melaunching sapuk motif Lombok Utara, namanya sapuk Kembang Dangar. Ini adalah karya anak-anak Lombok Utara yang telah melakukan riset ya, tentang motif-motif yang dipakai sejak lama.” kata Bupati Lombok Utara Dr.H. Najmul Akhyar SH., MH., usai acara pelaunchingan Di Aula Kantor Bupati, Tanjung, Senin (17/8).

Najmul mengatakan, dengan dilaunchingnya produk batik khas Lombok Utara ini, diharapkan kedepan dapat menjadi ciri khas dan sesuai untuk masyarakat Lombok Utara, mengingat motif ini mengandung nilai sejarah yang tinggi.

“Memang selama ini kita belum punya motif batik yang khas, kita kan selama ini kalau memakai sapuk itu ya sama saja entah dari Bali atau dimana, mudah-mudahan motif ini nanti cocok dan sesuai untuk masyarakat kita, karena ini mengandung nilai sejarah” terangnya.

Lebih jauh Najmul menyebut, pihaknya akan terus memberikan dukungan untuk putra dan putri daerah dalam berkarya. Ia mencotohkan, pelaunchingan di moment HUT RI merupakan bagian dari support yang diberikan oleh pemerintah daerah KLU. “Memberikan ruang kepada teman-teman untuk melaunching produk ini di sini, merupakan support dari pemerintah” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga akan memproduksi produk sapuk Kembang Dangar ini dalam jumlah yang besar, terlebih nantinya akan diekspor. “Tetapi sekali waktu saya ingin ini diseminarkan juga, supaya benar-benar dapat dirasakan bahwa ini memang milik masyarakat Kabupaten Lombok Utara” imbuhnya. 

Bupati Lombok Utara Dr.H. Najmul Akhyar SH., MH., Saat mengenakan sapuk dengan motif batik khas Lombok Utara yang dinamakan Kembang Dangar.

Dilaunchingnya Sapuk Kembang Dangar, dikatakan Najmul, tidak akan memengaruhi eksistensi Jong Bayan sebagai pakaian adat Khas Lombok Utara, mengingat sapuk Kembang Dangar ini hanyalah motif semata. “Jong ya akan tetap seperti itu, ini kan hanya motif saja” tandas dia.

Sementara itu, ketua Dekranasda Lombok Utara, Hj. Rohani Najmul Akhyar mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pelatihan kepada 30 ibu-ibu untuk membuat batik dan sudah menghasilkan beberapa motif batik khas Lombok Utara. “Namanya yang pertama motif Pelecing Kangkung, dan yang kedua Kembang Dangar yang tadi dilaunching. Motif Pelecing Kangkung ini sendiri didesign untuk sarung dan bahan baju.” Sebut Hj.Rohani, usai pelaunchingan.

Pelatihan pembuatan batik ini dikatakannya, tidak hanya ditujukan untuk ibu-ibu, namun juga telah dikembangkan untuk anak-anak. “Pelatihan untuk anak-anak ini agar mereka tidak terus menerus kencanduan bermain gadget. Jadi pelatihan membatik ini dapat mengalihkan kecanduan mereka dari HP maupun gadget tersebut” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Mudahkan Layanan di Tengah Pandemi, NTB Luncurkan Go-SIM dan Samsat Apps

Mataram, bukadikit.co - Untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat dalam era Nurut Tatanan Baru, Pemprov NTB meluncurkan Go-SIM dan Samsat Apps. Kepala...

Acuhkan Rekomendasi, KPU Lombok Utara Bisa Terancam Dipidana

Lombok Utara, bukadikit.co - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Utara telah menetapkan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) menjadi Pasangan Calon (Paslon) Rabu (23/9),...

Klaster Lokal dan Tingginya Penyakit Bawaan Dominasi Penyebaran Covid-19 di NTB

Mataram, bukadikit.co -- Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi menyatakan, bahwa kasus penularan Covid-19 saat ini banyak didominasi oleh...

Menhub Pastikan Kesiapan Pelabuhan Gili Mas Jelang MotoGP 2021

Lombok Barat, bukadikit.co- Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi  memastikan segala pembangunan dan pengembangan infrastruktur Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat siap,...

Tak Hanya untuk Spiritual, Gubernur Harap Masjid Jadi Pusat Persaudaraan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB, Dr. H Zulkieflimansyah mengatakan, bukan hanya sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT, namun sebuah masjid diharapkan sebagai tempat...