Home News Hukum Hari Pertama Masuk Kantor, PLT Bupati Lombok Utara Disambut Demo

Hari Pertama Masuk Kantor, PLT Bupati Lombok Utara Disambut Demo

Lombok Utara, bukadikit.co – Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Lombok Utara Sarifuddin SH., MH disambut demo saat hari pertama masuk kantor, Senin 28 September 2020.

Massa aksi tersebut berasal dari LSM Kasta NTB. Mereka mendesak pemecatan Kepala Dinas DP2KBPMD Lombok Utara, H.Kholidi karena dinilai gagal dalam membina desa dan menerapkan protokol covid-19.

Ketua DPD Kasta Lombok Utara Dedy Rohmi Harjo menuding Kholidi tidak menghargai TNI dan Polri yang dengan ketat melakukan penertiban (razia) penerapan protokol covid-19 bagi masyarakat.

Sementara, 33 Kepala Desa di Lombok Utara melakukan kunjungan bimbingan teknik (bintek) ke luar daerah.

“Kami dengan tegas menolak bintek di tengah covid-19 ini,” tegas Dedy.

Selain itu, bintek dinilainya tidak memiliki urgensi apapun. Selama bertahun-tahun dilakukan baginya tidak ada dampak samasekali karena belum ada desa di KLU yang menjadi pilot project dari hasil bintek ini.

“Dan jika pelaksanaan bintek ini masih ke luar daerah, maka itu sebagai bukti pemda gagal dalam membina desa,” tuding dia dalam orasinya.

Selain penolakan terhadap pelaksaan bintek ini, kegagalan H.Kholidi juga dinilai dari adanya tiga desa bermasalah di KLU. Dedy mencontohkan, tiga masalah tersebut yakni kasus Desa Sesait, dugaan proyek fiktif Desa Teniga, dan Desa Sokong yang tidak memiliki kepala desa definitif sampai saat ini.

“Belum lagi permasalahan Bumdes, dan sudah kami temukan indikasi” kata dia.

Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Lombok Utara Sarifuddin SH., MH, Kadis BP2KPMD H.KHolidi, dan Pejabat Sekda KLU R.Nurjati, saat audiensi dengan LSM Kasta NTB di ruang rapat setda, Senin (28/9)

Sementara itu, Kepala Dinas DP2KBPMD Lombok Utara H.Kholidi menyampaikan permohonan maafnya sembari menjelaskan mekanisme bintek. Ia mengklaim, pelaksanaanya karena ada permintaan dari seluruh Kepala Desa yang baru dilantik Januari lalu.

“Kepala desa yang baru dilantik itu wajib melakukan bintek, ini tertera dalam Permendagri,” jawabnya.

Selain itu, pihaknya sudah empat kali melakukan Rakor dan semua kepala desa memiliki tuntutan yang sama yaitu pelaksanaan bintek. Itulah dasar pihaknya memafsilitasi kepala desa untuk melakukan kegiatan dimaksud.

Sementara itu, PLT Bupati Lombok Utara Sarifuddin mengatakan, ia tidak bisa memutuskan permintaan pencopotan jabatan tersebut mengingat posisinya tidak dalam hal pembuat keputusan. Selain itu, pemecatan pejabat juga memiliki mekanisme dan proses yang harus dilalui.

“Kalau dari awal saya tau proses ini, saya akan diskusi dengan Pak Kadis dan situasi tidak akan seperti ini.
Dan memang tidak mungkin kita lakukan bintek di tengah covid-19,” ujarnya.

Tuntutan itu akan menjadi evaluasi pihaknya sekaligus menjadi evaluasi untuk memutuskan pelaksanaan bintek di dalam atau luar daerah.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pelaku Begal dan Pelecehan Seksual di Lombok Utara Berhasil Diringkus Polisi

Lombok Utara, bukadikit.co - Bunga (nama samaran), seorang warga Lombok Utara menjadi korban kasus pembegalan disertai pelecehan seksual. Kejadiannya pada Rabu (18/11/2020)...

NTB Siap Bangun Pabrik Bata Plastik Pertama di Asia

Mataram, bukadikit.co- Pemerintah Provinsi NTB siap membangun pabrik bata plastik pertama di Asia. Organisasi nirlaba Classroom of Hope telah menawarkan investor dan...

Kini Masyarakat Bisa Sampaikan Aduan ke NTBCare Melalui Facebook

Mataram, bukadikit.co- Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aduan dan keluhannya, kini aplikasi NTBCare dapat diakses melalui facebook dengan akun fanpage NTBCare.

Tangkal Hoaks saat Debat Pilwalkot Mataram, AMSI NTB Gelar Cek Fakta Pilkada

Mataram - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah NTB menggelar cek fakta debat kandidat Pemilihan Walikota Mataram 2020. Hal ini dilakukan guna...

Puluhan Rumah Warga di Lombok Timur Disapu Angin Puting Beliung

Lombok Timur, bukadikit.co- Puluhan rumah warga di wilayah Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru mengalami kerusakan akibat disapu angin puting beliung yang...