Home Health Gili Trawangan Kini Miliki Dokter Desa

Gili Trawangan Kini Miliki Dokter Desa

Lombok Utara, bukadikit.co– Program dokter desa di Kabupaten Lombok Utara terus digencarkan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara dr.Bahrudin mengungkapkan, terbaru dokter desa juga akan ditempatkan di Gili Trawangan, pulau yang menjadi ikon wisata KLU tersebut. “Satu orang dokter Gili, ditempatkan di Pustu Gili Trawangan sudah mulai per Agustus kemarin” kata dr.Bahrudin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/8).

Saat ini, dokter desa yang akan ditempatkan di Gili Trawangan tersebut dikatakannya, masih melakukan orientasi di Puskesmas Nipah. “Ya agar tidak anu lah soal penanganan, dia harus belajar program. Ya walaupun dokternya sudah berpengalaman tapi dia harus belajar untuk memahami program, biar laporannya enak gitu” terangnya.

“Mudah-mudahan miggu depan sudah mulai beroperasi, karena masa orientasinya dua minggu,” imbuhnya.

Lebih jauh dr.Bah menyebut, selain menempatkan dokter desa, pihaknya juga akan menempatkan dua perawat dan juga analis di Gili Trawangan. “Dalam waktu dekat saya akan mengupayakan menempatkan dua perawat dan juga analis, supaya laboratorium bisa dilaksanakan di sana” kata dia.

Dengan ditempatkannya satu dokter desa di Gili Trawangan, maka pengadaan dokter desa di KLU sendiri saat ini baru terealisasi di 15 desa dari 33 desa yang ada. Hal tersebut dikarenakan sulit untuk mencari tenaga kesehatan. “Ini sulit sekali mencari tenaga kesehatannya, itupun saya janjikan insentif yang besar makanya mau” keluh dr.Bah.

Sehingga kedepan, ia berharap agar pemerintah daerah terus memberikan dukungan. Terutama soal insentif dokter desa. “Kami mohon kepada pemerintah daerah untuk memberikan support, terutama kepada tim TAPD, masalah insentif mereka juga. Kita janjikan besar yakni, gajinya 6-7 juta dan insentif 1,5 juta. Jauh sekali, besar dua kali lipat” katanya.

Sementara, terkait masih banyaknya desa yang belum memiliki dokter desa, dr.Bah mengatakan, pihaknya akan mengupayakan penempatan satu desa satu dokter tersebut, setelah quota dokter puskesmas terpenuhi. Langkah tersebut dikatakannya diambil untuk menjadi anggota dari BPJS.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara dr.Bahrudin

“Setiap puskesmas di KLU harus miliki 2 sampai 3 dokter. Karena kalau satu dokter, kapitasi yang dimiliki itu kecil. Jadi setiap puskesmas di KLU harus memiliki dua sampai tiga dokter.” jelasnya.

Kedepan, pihaknya juga akan memberlakukan zonasi terhadap pemberian insentif nakes. Dimana, nakes yang akan ditempatkan di wilayah perbatasan timur (dekat dengan gunung rinjani) akan diberikan insentif yang jauh lebih besar. “Itu sudah masuk dalam perencanaan kami, karena sebelumnya kan sama semua dan teman-teman nakes cenderung ke daerah perkotaan. Jadi pemberian insentif yang lebih besar ditujukan untuk menghargai keinginan mereka tinggal di sana” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pemprov NTB Upayakan Masalah Air, Listrik dan Blank Spot Tuntas Tahun 2021

Mataram, bukadikit.co - Pemerintah Provinsi NTB sedang mengupayakan ketersediaan listrik, keseimbangan air dan terpenuhinya jaringan internet di seluruh wilayah NTB dapat dituntaskan...

Komplotan Pejambret dan Pencuri Rokok di Lombok Timur Diringkus Polisi

Lombok Timur, bukadikit.co- Tiga kawanan pelaku penjambretan dan pencurian rokok sebanyak 12 (dua belas) slop yang terjadi di wilayah Polsek Keruak berhasil...

NTB Kembali Raih Anugerah Badan Publik Informatif Tahun 2020

Mataram, bukadikit.co- Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali berhasil meraih anugerah sebagai Badan Publik Informatif pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2020,...

TGB: Menasehati Ahlul Bait adalah Salah Satu Bentuk Cinta

Jakarta, bukadikit.co- Menjawab banyaknya pertanyaan sputar cinta kepada nabi, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, KH. Muhammad Zainul Majdi, MA...

Pemerintah Umumkan Seleksi Penerimaan 1 Juta Guru melalui Jalur P3K

Mataram, bukadikit.co– Angin segar bakal segera didapatkan para guru honorer yang selama ini mengabdikan diri sebagai guru di sekolah negeri maupun swasta....