Home Education DPRD Sulawesi Tengah Belajar ke NTB untuk Percepat Pemulihan Gempa Palu

DPRD Sulawesi Tengah Belajar ke NTB untuk Percepat Pemulihan Gempa Palu

Mataram, bukadikit.co- Keberhasilan Provinsi NTB dalam percepatan, pehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi tahun 2018 lalu menuai banyak apresiasi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah lain di Indonesia. Salah satunya adalah Provinsi Sulawesi Tengah yang ingin menggali lebih banyak tentang bagaimana upaya Pemerintah Provinsi NTB yang mampu membangun sinergi dengan pemerintah kabupaten kota yang terdampak gempa, sehingga  berhasil melakukan proses rehab rekon lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

Pasalnya, beberapa bulan kemudian pada tahun yang sama tepatnya pada bulan 28 September 2018, gempa bumi kembali mengguncang Kota Palu dan beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah, disusul dengan tsunami dahsyat yang menewaskan ribuan orang. Bahkan, sebagian besar desa dan susun yang terdampak bencana itu terkubur oleh tanah.

Untuk itu, rombongan Pansus Rehab/Rekon Palu, Donggala, Sigi dan Parogimoutong (Padagimo) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Povinsi Sulawesi Tengah mengunjungi daerah NTB yang diterima langsung oleh Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah  didampingi Kalak BPBD NTB di ruang kerjanya, Selasa (11/08).

Gubernur NTB yang akrab disapa Dr. Zul mengatakan bahwa bencana gempa bumi tahun 2018 menyisakan trauma panjang bagi masyarakat NTB yang terdampak. Ribuan orang kehilangan tempat tinggal, ratusan nyawa melayang bahkan sebagaian orang kehilangan mata pencaharian. Namun, bencana itu bukan untuk terus diratapi dan sesali, ada sejuta hikmah yang bisa diambil sebagai pelajaran untuk terus bangkit dan menata hidup yang lebih untuk ke depannya.

“Semangat itulah yang membuat kami cepat bangkit dari musibah,” ungkap Dr. Zul dihadapan puluhan Anggota DPRD Sulteng.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah  didampingi Kalak BPBD NTB saat menerima rombongan Pansus Rehab/Rekon Palu, Donggala, Sigi dan Parogimoutong (Padagimo) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Povinsi Sulawesi Tengah, di ruang kerjanya, Selasa (11/08).

Bahkan Dr. Zul mengakui, sebelumnya dirinya dilantik jadi gubernur, gempa sudah lebih awal mengguncang NTB. Sehingga beban amanah yang harus dipertanggung jawabkan menjadi semakin berat. Meski demikian, tak menyurutkan semangatnya untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten kota, TNI, Polri serta masyarakat untuk bahu membahu saling menguatkan untuk segera bangkit dari bencana yang menyapa.

“Kenapa pemulihan pasca gempa di NTB relatif cepat, bukan hanya membangun sinergi dengan pemerinta kabupaten kota serta masyarakat. Kami juga perkuat komunikasi dengan pemerintah pusat, para menteri maupun Anggota DPR RI. Sehingga upaya kami untuk melakukan rehan rekon relatif lebih cepat,” jelas Doktor ekonomi industri tersebut.

Selain itu, lanjut orang nomor satu di NTB itu, untuk mempercepat pemulihan pasca gempa. Pemerintah terus menyapa pemerintah kabupaten kota yang terdampak dengan tawaran kebijakan, kerja sama serta anggaran yang dapat meringankan beban mereka. Apa yang mereka butuhkan, pemprov dengan siap siaga segera penuhi.

“Pokoknya kami sering-sering menyapa para bupati walikota. Kita selalu jemput bola apa yang dibutuhkan oleh daerah yang terdampak. Begitupun juga upaya yang kami lakukan untuk menghubungkan pemerintah kabupaten kota dengan pusat. Karena pentingnya pimpina daerah memiliki aksea ke pusat. Kolaborasi itulah yang membuat maayarakat kami cepat bangkit,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Pansus Rehab Rekon Padagimo, Budi Luhur Laringi mengatakan, kunjungan ini untuk mengetahui pola pelaksanaan pemulihan pasca gempa di Lombok. Yang nantinya, DPRD Sulteng dapat melakukan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten kota yang terdampak gempa Palu. Sehingga upaya yang diterapkan oleh Pemprov NTB selama ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mempercepat pemulihan bagi Empat kabupaten kota yang terdampak gempa bumi.

“Kami harus banyak belajar dari NTB terkait proses rehab rekon yang dilakukan selama ini,” jelasnya dihadapan gubernur NTB.

Ia menjelaskan, rombongan DPRD ini memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap empat kabupaten kota yang terdampak gempa Palu yaitu, Pertama Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parogimoutong. Dimana tugasnya adalah mempercepat rehabilitasi rekonstruksi, bagaimana pemulihan ekonomi dan pemulihan psikologis masyarakat yang terdampak.

“Meski gempa di Lombok tidak separah dengan gempa Palu. Sehingga wilayah kami porak poranda bahkan sebagi dusun dan desa banyak yang hilang. Karena itu, kami ingin banyak belajar di NTB agar masyarakat segera menata hidup yang lebih baik lagi,” katanya.

Menurutnya, persoalan baru yang hadapi saat ini adalah terkait lahan yang banyak yang hilang. Desa, dusun banyak yang berpindah-pindah. Sehingga menyulitkan pemerintah untuk mengambil kebijakan yang tepat. Sehingga rumah-rumah warga yang telah dibangun kembali hanya sebanyak 10 ribuan unit dari 15 ribuan unit rumah yang rusak. Belum lagi infrastruktur yang banyak rusak yang membutuhkan anggaran yang cukup besar.

“Untuk itu, mudah-mudahan kedatangan kami di NTB ini banyak memberi pelajaran dan pengalaman untuk mempercepat pemulihan di daerah kami,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Banyak Kasus Pencabulan, Kapolres Lombok Utara: Waspadai Orang Terdekat

Lombok Utara, bukadikit.co- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Utara AKBP Ferry Jaya Satriansyah SH., mengimbau kepada seluruh masyarakat di Lombok Utara untuk...

Tingkatkan Peluang Pasar, UMKM Kalimantan Timur Perlu Pendampingan dan Digitalisasi

BALIKPAPAN, bukadikit.co- Digitalisasi dalam usaha skala mikro, kecil dan menengah perlu terus ditingkatkan untuk melangsungkan usaha dan menyokong perekonomian dalam kondisi pandemi...

Sejumlah Kamar Hotel Palm Resort Gili Trawangan Hangus Terbakar

Lombok Utara, bukadikit.co- Belasan kamar di Hotel Sunset Palm Resort, Gili Trawangan, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, ludes terlahap si jago merah, Senin...

Bunda Niken: Jadikan Museum Sebagai Estalase Budaya

Mataram, bukadikit.co- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mendorong Museum Negeri NTB kedepannya mampu menjadi...

Kadis Lingkungan Hidup dan Perkim Lombok Utara Hadiri Prosesi Pemakaman ASN Pemda KLU

Mataram, bukadikit.co -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lombok Utara Muhammad Zaldi ST MT mewakili Bupati Lombok Utara...