Home Health Disiplin Turun, Kasus Covid-19 di Mataram dan Lombok Barat Masih Tinggi

Disiplin Turun, Kasus Covid-19 di Mataram dan Lombok Barat Masih Tinggi

Mataram, bukadikit.co- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat sepakat melakukan kampanye ulang dan massive bahaya virus corona atau Covid-19. Tingginya angka penyebaran dan kasus terpapar Covid-19 di kedua wilayah tersebut, ditengarai akibat turunnya kedisiplinan dan pola pencegahan yang harus ditingkatkan.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs.H. Lalu Gita Ariadi mengatakan, penegakan disiplin yang lebih tegas disertai sanksi dan cara-cara baru harus dilakukan secepatnya.

Selain membentuk tim khusus patroli pencegahan yang didukung operasi non militer (kemanusiaan) Korem 162 WB dan Kodim Lobar, penguatan pencegahan berbasis lingkungan/ area publik juga menjadi langkah pencegahan bagi kelompok beresiko tinggi.

“Secara medis dan non medis, usulan dari gugus tugas Covid 19 kota Mataram dan kabupaten Lombok Barat adalah bagaimana menegakkan kembali disiplin protokol kesehatan dengan kampanye bahaya Covid 19 dengan media apa saja. Strategi pencegahan juga diperkuat dan diperketat” ujar Miq Gita sapaan akrab Sekda Provinsi NTB saat rapat koordinasi di Ruang Rapat Utama Setda Provinsi NTB, Kamis (2/7).

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs.H. Lalu Gita Ariadi bersama Bupati Lombok Barat, H Fauzan Halid, Sekda Lobar, Kadikes Lobar, Asisten 1 kota Mataram dan Kadikes kota Mataram, perwakilan Polda NTB dan Korem 162 WB., saat rapat koordinasi di Ruang Rapat Utama Setda Provinsi NTB, Kamis (2/7).

Beberapa strategi tersebut, seperti dijelaskan Miq Gita, adalah dengan sosialisasi ulang Pergub tentang tata cara di tempat umum, pengawasan di posko terpadu di tempat umum dengan menempatkan inspektur masker juga sosialisasi di lingkungan oleh aparat desa/ kelurahan dan tokoh setempat secara masif seperti awal pandemi.

Secara medis, penanganan kelompok beresiko tinggi seperti orang lanjut usia dengan penyakit bawaan (comorbid) dilakukan pelayanan kunjungan rumah, penanganan lebih awal pasca reaktif dengan isolasi mandiri dan karantina lokasi yang lebih fokus jika terjadi penularan.

Senada dengan Sekda Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nurhandini Eka Dewi mengatakan, secara umum sejak pembukaan tempat umum beberapa minggu terakhir, kurva penularan masih progresif. Di kota Mataram terutama disebabkan oleh kepadatan penduduk dan mobilitas antar kedua wilayah ini.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh Bupati Lombok Barat, H Fauzan Halid, Sekda Lobar, Kadikes Lobar, Asisten 1 kota Mataram dan Kadikes kota Mataram, perwakilan Polda NTB dan Korem 162 WB.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Tangkal Hoaks saat Debat Pilwalkot Mataram, AMSI NTB Gelar Cek Fakta Pilkada

Mataram - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah NTB menggelar cek fakta debat kandidat Pemilihan Walikota Mataram 2020. Hal ini dilakukan guna...

Puluhan Rumah Warga di Lombok Timur Disapu Angin Puting Beliung

Lombok Timur, bukadikit.co- Puluhan rumah warga di wilayah Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru mengalami kerusakan akibat disapu angin puting beliung yang...

KPUD Lombok Utara Dinobatkan sebagai KPU Terbaik ke-2 Tingkat Nasional dalam JDIH

Lombok Utara, bukadikit.co- Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara (KPUD KLU) meraih penghargaan sebagai KPU terbaik ke-dua tingkat nasional dalam pengelolaaan...

Pemprov NTB Upayakan Masalah Air, Listrik dan Blank Spot Tuntas Tahun 2021

Mataram, bukadikit.co - Pemerintah Provinsi NTB sedang mengupayakan ketersediaan listrik, keseimbangan air dan terpenuhinya jaringan internet di seluruh wilayah NTB dapat dituntaskan...

Komplotan Pejambret dan Pencuri Rokok di Lombok Timur Diringkus Polisi

Lombok Timur, bukadikit.co- Tiga kawanan pelaku penjambretan dan pencurian rokok sebanyak 12 (dua belas) slop yang terjadi di wilayah Polsek Keruak berhasil...