Home News Bupati Lombok Utara Memperbolehkan Shalat Id di Masjid, Tidak di Lapangan

Bupati Lombok Utara Memperbolehkan Shalat Id di Masjid, Tidak di Lapangan

Lombok Utara, bukadikit.co– Bupati Lombok Utara Dr.H. Najmul Akhyar memperbolehkan masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid atau mushalla dengan beberapa catatan. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dikeluarkan Minggu (17/05), kemarin.

“Ya sesuai dengan rokemedasi Majelis Ulama Indonesia untuk memperkenankan untuk melaksanakan shalat idul fitri dengan catatan-catatan. Yang pertama adalah melaksanakan sesuai protokoler penanganan covid. Misalnya mencuci tangan sebelum masuk ke masjid, kemudian me menggunakan masker, mempersingkat khutbah, kemudian ya bersalaman, ya ngga apa-apa nggak berpelukan, pokoknya apapun yang menjadi persyaratan itu adalah bagaimana mata rantai (covid-19) ini diputus penyebarannya.” Ungkap Bupati saat ditemui di ruang kerjanya, di Tanjung, Senin (18/05).

Lebih jauh Bupati menyebut, shalat idul fitri diperbolehkan hanya di masjid atau mushalla, dan masyarakat tidak diperkenankan untuk melakukan shalat id di lapangan.

“Kenapa di masjid dan mushalla  diperbolehkan, kenapa tidak di lapangan, supaya tidak terakumulasi dengan jumlah yang sangat banyak. Jadi setiap mushalla-mushalla terisi-terisi, jadi tidak terakumulasi.” Jelasnya.

Bupati Lombok Utara Dr.H. Najmul Akhyar saat ditemui di ruang kerjanya, di Tanjung, Senin (18/05).

Ditambahkannya, catatan lain yang harus diperhatikan adalah bagi masyarakat yang sakit tidak diperkenankan untuk melakukan shalat di masjid.

“Bagi yang sakit jangan naik, bahkan tadi saya minta Kepala Dinas Kesehatan untuk menyurat saudara-saudara kita yang posisinya itu masih dirawat, masih diisolasi, ya harus bersabar, demi kebaikan kita bersama” kata dia.

Sementara itu, terkait pelaksanaan shalat Jumat sendiri, Bupati menyebut pihaknya belum membahas apapun, mengingat pihaknya fokus berbicara soal pelaksanaan idul fitri.

“Kita belum bicarakan soal shalat Jumat, kita fokus berbicara soal idul fitri.” Jelasnya.

Pelaksanaan lebaran tahun ini juga dijaga ketat oleh Kepolisian Resor Lombok Utara. Kapolres Lombok Utara AKBP Ferri Jatriyansayah mengatakan, penjagaan pengamanan lebaran di tengah covid-19 di tahun ini dilakukan dengan memprioritaskan titik-titik keramaian, yakni di masjid, lapangan dan tempat wisata.

“Sebagaimana kesimpulan rapat tadi, ya untuk tempat wisata kita minta untuk tidak dibuka, sementara untuk di masjid ya kita akan mengimbau masyarakat untuk jaga jarak, mencuci tangan, menggunakan makser, tiga hal itu yang paling penting untuk pencegahan covid19 ini” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Kadis Lingkungan Hidup dan Perkim Lombok Utara Hadiri Prosesi Pemakaman ASN Pemda KLU

Mataram, bukadikit.co -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lombok Utara Muhammad Zaldi ST MT mewakili Bupati Lombok Utara...

Bupati dan Wabup Apel Pagi Sekaligus Halal Bihalal Pemda KLU

Lombok Utara, bukadikit.co- Bupati H Djohan Sjamsu SH dan Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng memimpin apel pagi yang dirangkaikan...

Momentum Idul Fitri, Bupati Lombok Utara Mengajak Kompak Bersatu

Lombok Utara, bukadikit.co - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melaksanakan sholat Ied di Masjid Ikhwanul Muttaqien Gondang, Kecamatan Gangga (13/5/2021)....

Peduli Sesama, PBH Mangandar Keliling Lombok Gelar Ngaji Hukum sampai Pelosok

Mataram, bukadikit.co- Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar menggelar kegiatan ngaji hukum ke beberapa wilayah di pelosok. Kegiatan yang didasari atas keinginan di...

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Mataram, bukadikit.co- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram...