Home Health Bupati Lombok Utara Klarifikasi Penutupan Puskesmas Kayangan

Bupati Lombok Utara Klarifikasi Penutupan Puskesmas Kayangan

Lombok Utara, bukadikit.co- Baru-baru ini media sosial diramaikan dengan foto penutupan Pelayanan Puskesmas Kayangan, Lombok Utara. Penutupan Puskesmas itu itu disandingkan dengan foto surat protes para pegawai dan staf setempat.

Seperti diketahui, surat protes dari staf puskesmas yang diunggah melalui laman facebook tersebut berisi permintaan uang insentif Nakes, penambahan jumlah tenaga dokter, serta penagihan honor lelah dalam penanganan covid-19.

Setelah menjadi polemik di dunia maya, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar SH., MH., kemudian memberikan klarifikasi. Gambar disertai keterangan penutupan fasilitas kesehatan karena surat protes itu tidak benar. Situasi sebenarnya yakni, semua pegawai menjalani Rapid Test sehingga ditutup lebih awal.

“Laporan yang saya terima dari Dinas Kesehatan, bahwa Puskesmas Kayangan sedang melakukan rapid test sehingga kerjanya setengah hari” tegasnya, saat Konfrensi Pers di Tanjung, Senin (20/07).

Sementara mengenai surat protes soal insentif itu, Bupati meragukan keabsahannya. Apalagi surat itu tidak dibubuhi tanda tangan.

“Adanya surat yang beredar, kita tidak tahu kebenarannya, karena tidak ada tandatangan. Kemudian yang kedua itu hanya ada tertanda staf PKM Kayangan,” Jelas dia.

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar SH., MH., saat Konfrensi Pers di Tanjung, Senin (20/07).

Dengan kesimpangsiuran yang menjadi polemik ini, Bupati berharap, surat tersebut bukanlah menjadi alasan penutupan layanan Puskesmas.

“Saya berharap ini bukan merupakan sebuah protes ya, seperti yang disampaikan, tapi penjelasan resmi lewat facebook, bahwa mereka sedang melakukan rapid test,” tandasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Indonesia Pilih Jamu yang Diusul ke UNESCO, Malaysia Gercep Akan Klaim Reog Ponorogo

JAKARTA, bukadikit.co- Negeri Jiran kembali membuat jenggot warga Indonesia terbakar. Pasalnya, negeri tersebut baru-baru ini mengabarkan akan mengklaim Reog Ponorogo dan mendaftarkannya...

AMSI Kembali Gelar Pelatihan Penguatan Manajemen dan Bisnis Media Online

Jakarta, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) kembali menggelar Pelatihan Penguatan Manajemen, Bisnis, dan Keberlanjutan Media Digital (Training Media Management, Business Development...

5 Tahun Berdiri, AMSI Kolaborasi Bangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan

Yogyakarta, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyelenggarakan rapat kerja nasional (Rakernas) selama dua hari di Yogyakarta. Ada puluhan peserta dari seluruh...

Indonesia Fact-checking Summit 2021 akan Bahas Isu Krusial Periksa Fakta

Jakarta, bukadikit.co - Jejaring Cek Fakta yang digawangi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) serta...

Banyak Kasus Pencabulan, Kapolres Lombok Utara: Waspadai Orang Terdekat

Lombok Utara, bukadikit.co- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Utara AKBP Ferry Jaya Satriansyah SH., mengimbau kepada seluruh masyarakat di Lombok Utara untuk...