Home News Hukum Bela Pemilik Lahan MotoGP, Syamsul Luthfi Difitnah Lawan Politik

Bela Pemilik Lahan MotoGP, Syamsul Luthfi Difitnah Lawan Politik

Lombok Timur, bukadikit.co – Anggota DPR RI, HM Syamsul Luthfi akhirnya bereaksi terkait tudingan salah satu mantan anggota DPRD Lombok Timur M Faisal. Kamis (4/6), mereka bertemu langsung untuk mengklarifikasi tudingan tersebut. Di depan HM Syamsul Luthfi, M Faisal pun meminta maaf atas tudingan yang ia lontarkan. Dia mengaku khilaf dan hanya miskomunikasi.

“Saya pribadi meminta maaf kepada Bapak,” ujarnya sembari mencium tangan Syamsul Luthfi.

Di tempat yang sama, HM Syamsul Luthfi mengaku sudah memaafkan Faisal. Baginya, yang terpenting adalah saling mengakui kesalahan. Namun ia meminta agar link berita yang memojokkannya itu harus dihapus karena hal tersebut bagian dari pencemaran nama baik.

“Aneh-aneh saja tudingan Faisal itu. Dia kok mengaku main proyek pada saat itu, sementara dia anggota DPRD. Itu justru melanggar hukum, karena anggota DPRD tidak boleh ikut main proyek. Saya jadi heran dengan karangan ceritanya,” tukas Syamsul Luthfi.


“Ibarat menepuk air didulang, terpercik muka sendiri,” tambahnya.

Di satu sisi, Syamsul Luthfi menduga, ada gerbong politik tertentu yang coba memanfaatkan situasi untuk merusak nama baiknya. Sebab belakangan, dirinya lantang menyuarakan percepatan progress pmbangunan KEK Mandalika dan MotoGP.

“Seperti ada yang mau menekan saya dengan sengaja mempublis dugaan kasus yang sengaja dikarang dan lain sebagaianya. Padahal saya tidak pernah menyerang persoanal tertentu. Ini murni perjuangan saya untuk masyarakat,” ketusnya.

“Saya selaku anggota DPR RI dari partai pendukung pemerintah, harus mengawal program prioritas nasional. Dan NasDem sendiri punya tugas itu,” tambah mantan Wakil Bupati Lotim itu.

Anggota DPR RI, HM Syamsul Luthfi dan mantan anggota DPRD Lombok Timur M Faisal

“Ada apa sih sebenarnya dengan mahluk yang namanya ITDC ini, kok para penentu kebijakan di daerah seperti kebakaran jenggot kalau hal itu dibahas? Padahal kan semua harus diselesaikan secara open karena ini proyek strategis nasional, terutama soal kepemilikan lahan. Apalagi di era seperti sekarang ini tidak boleh main kucing-kucingan,” ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, apapun program pemerintah pusat harus menjadi concern semua pihak, khususnya pemerintah daerah. Sehingga semua program prioritas pemerintah harus tuntas tanpa kendala apapun.

“Sekali lagi saya tegaskan, terkait lantangnya saya menyuarakan soal penyelesaian sengketa tanah KEK Mandalika dan MotoGP, intinya saya hanya menjalankan mekanisme check dan balance saja. Jangan ada yang mudah tersinggung, apalagi sampai menekan dengan cara-cara yang tidak terpuji,” sindirnya.

Kembali soal apa yang dituduhkan kepadanya, Syamsul Luthfi membantah keras jika ia menjanjikan proyek kepada Faesal. Itu dianggapnya sebagai fitnah dan tendensius yang kental dengan muatan politis. Sebab isu yang sama juga pernah diviralkan selama bertahun-tahun hingga 2018 saat dirinya maju sebagai calon Bupati Lombok Timur lalu. Hal itu baginya sangat merugikan, baik pribadi maupun keluarganya. Selama ini lanjut Luthfi, Faisal mengaku sering dirugikan dirinya. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

“Perlu saya jelaskan, sebenarnya bukan saya yang menipu, justru saya yang ditipu mereka. Tapi biarlah tidak usah dibesarkan, agar tidak tambah ramai” ketusnya.

“Sebagai seorang Wakil Bupati, saat itu saya tidak pernah melayani urusan proyek. Apalagi kalau saudara Faisal ngaku setor-setor dana ke saya dan saya janjikan proyek. Itu terlalu direkayasa untuk pencemaran nama baik,” pungkasnya. (*)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Tangkal Hoaks saat Debat Pilwalkot Mataram, AMSI NTB Gelar Cek Fakta Pilkada

Mataram - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah NTB menggelar cek fakta debat kandidat Pemilihan Walikota Mataram 2020. Hal ini dilakukan guna...

Puluhan Rumah Warga di Lombok Timur Disapu Angin Puting Beliung

Lombok Timur, bukadikit.co- Puluhan rumah warga di wilayah Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru mengalami kerusakan akibat disapu angin puting beliung yang...

KPUD Lombok Utara Dinobatkan sebagai KPU Terbaik ke-2 Tingkat Nasional dalam JDIH

Lombok Utara, bukadikit.co- Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara (KPUD KLU) meraih penghargaan sebagai KPU terbaik ke-dua tingkat nasional dalam pengelolaaan...

Pemprov NTB Upayakan Masalah Air, Listrik dan Blank Spot Tuntas Tahun 2021

Mataram, bukadikit.co - Pemerintah Provinsi NTB sedang mengupayakan ketersediaan listrik, keseimbangan air dan terpenuhinya jaringan internet di seluruh wilayah NTB dapat dituntaskan...

Komplotan Pejambret dan Pencuri Rokok di Lombok Timur Diringkus Polisi

Lombok Timur, bukadikit.co- Tiga kawanan pelaku penjambretan dan pencurian rokok sebanyak 12 (dua belas) slop yang terjadi di wilayah Polsek Keruak berhasil...