Home News Abdullah Ungkap Alasan Gerbong Keluarga Besar Sarifuddin Dukung NADI

Abdullah Ungkap Alasan Gerbong Keluarga Besar Sarifuddin Dukung NADI

Lombok Utara, bukadikit.co– Ketua Gerakan Rakyat Pendukung (Gardu) NADI, Abdullah, mengungkapkan alasan di balik dijatuhkannya arah dukungan kepada paslon Najmul-Suardi (NADI) oleh gerbong keluarga besar H.Sarifudin MH., yang terdiri dari sejumlah Kader Partai Gerindra yang tak terakomodir oleh DPC saat ini, keluarga besar Sarifudin, beserta loyalis-loyalis  Sarifudin.

Arah dukungan kepada paket NADI tersebut, dikatakan Abdullah, bukanlah tanpa alasan. Melainkan untuk memberikan kesempatan kepada petahana untuk menuntaskan sekian banyaknya PR yang belum terselesaikan semasa menjabat.

“Saya pikir kita harus berfikir logis, untuk mari kemudian kita selesaikan pemerintahan ini, periode kemarin ini,  barangkali masih ada yang belum diselesaikan. Karena tidak mungkin pimpinan daerah dapat menyelesaikan visi-misi yang begitu banyaknya hanya dalam satu periode,” kata Abdullah saat ditemui di kediamannya, Minggu (1/11).

Ia mengklaim, dengan sekian banyaknya program-program pemerintah yang belum diselesaikan serta singkatnya masa jabatan untuk periode 2021-2024, sehingga hal ini dinilainya berat jika harus dituntaskan oleh orang-orang baru.

“Ya intinya ini harus dilanjutkan, supaya tidak terhenti proses-proses yang kemarin. Karena kalau orang baru, khawatirnya masih banyak persoalan kita soal RTG, juga Covid-19, ini semua  membutuhkan pemikiran yang ekstra,  sehingga itu membuat kami yakin yang mampu melakukan itu hanyalah pak Najmul, dengan maju dua periode.” bebernya.

Ketua Gerakan Rakyat Pendukung (Gardu) NADI, Ketua OKK DPC Gerindra, Abdullah. Sumber foto: Istimewa

Lebih jauh ia menyebut, dukungan untuk NADI dari Gerbong keluarga besar Sarif dikatakannya, merupakan murni dari hati nurani dan pemikiran-pemikiran kader Gerindra beserta keluarga besar Sarifuddin yang memiliki visi dan misi yang sama. Sehingga, ia pun menampik isu miring terkait adanya bayaran Rp.150juta untuk menjadi ketua dari Gardu pemenangan NADI.

“Kalau saya sebagai ketua gardu ini diberikan 150 juta untuk mendukung NADI, itu tidak benar. Karena ini memang  murni dari hati dan pendapat kami. Dan kami melihat secara objektif, dan pemerintahan ini memang harus dilanjutkan. Karena kalau tak dilanjutkan, maka akan stagnan,” ujarnya.

“Jadi bupati harus menjabat dua periode dulu untuk menuntaskan sejumlah persoalan-persoalan yang ada di KLU ini. Dan ini murni untuk masyarakat KLU secara utuh,” Imbuhnya.

Selain memberikan dukungan kepada NADI dengan alasan untuk menyelesaikan PR-PR terdahulu,  dukungan ke paket NADI ini juga sekaligus bentuk kekecewaan dari kader partai Gerindra Kab.Lombok Utara yang tak terakomodir oleh DPC saat ini. Abdullah menyebut, sebanyak 60% kader Gerindra membelot atau mengarahkan dukungan ke paket NADI.

“Ada 60% pengurus Gerindra yang masuk di dalam gardu. Dan sebagian besar mereka masuk di unsur wakil ketua, sekretaris, dan bendahara,” kata Dul yang juga sebagai Ketua OKK Partai Gerindra KLU.

Pembelotan arah dukungan ini, ditekankannya, dilatarbelakangi oleh tidak dilaksanakannya mekanisme partai sesuai dengan yang tertera di dalam AD/ART. Ia mengatakan, sampai dengan dideklarasikannya Gerbong Gardu NADI, tidak pernah ada undangan rapat internal dari DPC ataupun komunikasi untuk menentukan arah dukungan.

“Keberadaan kami ini dianggap tidak ada oleh DPC ini. Sampai dengan sejauh ini, tak pernah ada satu surat pun saya untuk rapat. Sehingga kami, mengarahkan sikap dan pilihan kami ke NADI. Ini bentuk aspirasi kami, ini bukan perlawanan,” katanya.

Sehingga, ia pun berharap, agar DPP Partai Gerindra dapat melihat secara objektif apa yang menjadi persoalan DPC Gerindra Lombok Utara. “Ya, kami harap DPP buka matalah, bahwa apa yang terjadi di Lombok Utara ini seperti sifatnya mengobral partai” cetusnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

NTB Kembali Raih Anugerah Badan Publik Informatif Tahun 2020

Mataram, bukadikit.co- Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali berhasil meraih anugerah sebagai Badan Publik Informatif pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2020,...

TGB: Menasehati Ahlul Bait adalah Salah Satu Bentuk Cinta

Jakarta, bukadikit.co- Menjawab banyaknya pertanyaan sputar cinta kepada nabi, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, KH. Muhammad Zainul Majdi, MA...

Pemerintah Umumkan Seleksi Penerimaan 1 Juta Guru melalui Jalur P3K

Mataram, bukadikit.co– Angin segar bakal segera didapatkan para guru honorer yang selama ini mengabdikan diri sebagai guru di sekolah negeri maupun swasta....

Sejumlah Wilayah di Lombok Timur Diguyur Hujan Es

Lombok Timur, bukadikit.co- Sejumlah tempat di Kabupaten Lombok Timur diguyur hujan butiran es. Fenomena langka tersebut terjadi pada Minggu sore (22|11). Selain...

Pencuri Sepeda Motor di Sukadana, Bayan, Berhasil Diringkus Polisi

Lombok Utara, bukadikit.co - Tim Puma Polres Lombok Utara berhasil membekuk seorang pemuda inisial LS (23) warga Dusun Batu Rakit Desa Sukadana,...