Home News Finance 105.000 KK di NTB Akan Terima Paket Sembako Gratis Selama 3 Bulan...

105.000 KK di NTB Akan Terima Paket Sembako Gratis Selama 3 Bulan Hadapi Corona

Mataram, bukadikit.co– Selain melakukan pencegahan dan penanganan covid-19, Pemerintah Provinsi NTB juga fokus mempersiapkan jaring pengaman sosial untuk mengantisipasi dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan dalam kurun waktu kedepan.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Prov. NTB, Ir. Ridwan Syah, sebagai koordinator gugus tugas dampak sosial ekonomi covid-19, di ruang kerjanya, menjelaskan, bahwa konsep jaring pengaman sosial yang disiapkan Pemprov NTB tidak saja menyangkut pemenuhan kebutuhan hidup minimal, namun juga bagaimana menciptakan stimulus ekonomi di daerah.

“Dalam penanganan wabah ini kita melawan corona sekaligus memberdayakan ekonomi lokal. Oleh karenanya dalam konsep jaring pengaman sosial yang kita siapkan, kita namakan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang,” ungkapnya setelah melakukan rapat dengan beberapa kepala dinas terkait, Jumat (3/04).

JPS Gemilang ini rencananya akan mengcover kebutuhan hidup masyarakat miskin dan hampir miskin yang tidak tercover JPS Pusat selama 3 bulan dalam bentuk sembako.  Barang-barang kebutuhan hidup masyarakat dalam JPS Gemilang ini seperti sembako, produk-produk perikanan, obat-obatan, vitamin, dan masker, diarahkan agar menggunakan produk lokal sekaligus untuk memberdayakan UKM dan IKM di NTB.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Prov. NTB, Ir. Ridwan Syah M.Sc.,M.M.,M.Tp.

Total penerima bantuan paket sembako ini sejumlah 105.000 KK, yang terdiri dari 73.000 KK miskin dan hampir miskin yang tidak mendapatakan bantuan JPS Pusat (PKH dan Bantuan Sembako) dan 32.000 KK kelompok masyarakat sektor formal dan informal serta dunia usaha yang terdampak.

Sedangkan anggaran JPS Gemilang yang disiapkan selama 3 bulan sementara dialokasikan sebesar Rp. 80 Miliar yang bersumber dari dana Belanja Tak Terduga (BTT), realokasi belanja, serta anggaran program-program lain yang dijadwal ulang. Pembiayaan dan distribusi bantuan JPS juga akan disinergikan dengan pemerintah kabupaten/kota.

Mengenai hal lainnya, saat ini program JPS pemerintah pusat berupa pembebasan dan keringanan tagihan listrik untuk 450 VA dan 900 VA sudah bisa dinikmati masyarakat.

Keringanan ini diberikan kepada 868.637 Pelanggan se-NTB, dengan kategori gratis 100% untuk pelanggan R1-450 VA sebanyak 566.335 pelanggan dan diskon 50% untuk pelanggan R1-900 VA sebanyak 302.302 pelanggan. Bantuan keringanan pembayaran listrik ini juga akan diberikan selama 3 bulan mulai dari bulan April s/d Juni 2020.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Lombok Timur Resmikan Wisata Religi, Makam Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Lombok Timur, bukadikit.co - Makam Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang berlokasi di Birrul Walidain NW Pancor, Lombok Timur diresmikan...

Meski Telah Divaksin, Gubernur NTB Imbau Warga Tetap Terapkan 5M

Mataram, bukadikit.co- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, meski setelah menerima vaksin...

KKP RI-Pemda Lombok Utara Serah Terima Perjanjian Hibah BMD

Lombok Utara, bukadikit.co - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU) dalam rangka Pengembangan Pengelolaan...

Kalah Telak di Pilkada 2020, JK Ajak DPD Demokrat NTB Sadar Diri untuk Berbenah

Mataram, bukadikit.co- Koordinator Divisi Perhubungan dan Informatika Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB Junaidi Kasum (JK) mengajak seluruh kader partai untuk...

AMSI Rumuskan Strategi Dorong Ekosistem Digital yang Adil bagi Media Online

Jakarta, bukadikit.co- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2021 untuk merumuskan program kerja organisasi selama setahun ke...