Home Education Wagub NTB Dukung "Integrated Ecofarming" (Pengembangan Pertanian dan Peternakan Secara Terintegritasi)

Wagub NTB Dukung “Integrated Ecofarming” (Pengembangan Pertanian dan Peternakan Secara Terintegritasi)

Bukadikit.co – Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi mengatakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi NTB ada beberapa strategi yang akan dilakukan. Salah satunya melalui pengembangan integrated ecofarming. Atau mengembangkan pertanian dan peternakan secara terintegritasi.

“Ini adalah salah satu solusi terbaik yang bisa kita lakukan. Strategi lain melalui pengembangan integrated tourism,” katanya kemarin.

Melalui pengembangan integrated ecofarming, salah satu keuntungannya tidak ada lagi limbah yang terbuang. Superfeed dan pupuk organic superbokashi menjadikan produktivitas hasil pertanian dan peternakan meningkat. “Harus bersinergi semua dan itu sudah jalan saat ini,” ungkapnya.

Menurutnya, strategi tersebut diyakini akan sangat efektif. Mengingat, beberapa program pemprov tidak jauh berbeda dengan pengembangan integrated ecofarming. “Ini harus dievaluasi dan monitoring terus. Alhamdulillah sudah semakin baik sinerginya. Apalagi SDM ini di NTB sangat bagus,” jelasnya.

Ia menilai kedua strategi yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) ini menarik dan sejalan dengan rencana pemprov. “Memang NTB bersih Zero Waste itu ingin tidak ada sampah di NTB ini. Semua sampah menjadi sumber daya, dan itu menjadi solusi dari solusi yang lain. Jadi pas sekali dengan program kita,” ucapnya.

Di sisi lainnya, wagup mengatakan, dirinya optimis ekonomi NTB tahun ini akan membaik. Begitu juga di tahun 2020 mendatang. Mengingat, banyaknya pihak yang ikut bersinergi mendongkrak pertumbuhan ekonimi. “Ekonomi kita sekarang sudah 4-4,25 persen sampai di Desember mudah-mudahah bisa sampai 5 persen,” imbuhnya.

Sementara itu kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan NTB Achris saswarni mengatakan ekonomi NTB sepanjang tahun ini, mulai menunjukkan kondisi yang membaik. Diperkirakan ekonomi NTB akan tumbuh pada kisaran 4,0 – 4,25 persen (yoy). Sedangkan ekonomi non tambang pada kisaran 4,5 – 4,75 persen (yoy).

“Membaiknya ekonomi NTB terutama ditopang meningkatnya kinerja sektor konstruksi dan sektor perdagangan,” katanya.

Pihaknya juga optimis tahun depan, ekonimi NTB akan tumbuh pada kisaran 5,4 – 5,8 persen (yoy) dan pertumbuhan ekonomi NTB non tambang pada kisaran 5,6 – 6,0 persen (yoy). Sementara itu, inflansi diperkirakan berada pada kisaran 3±1 persen (yoy).

Ada dua strategi untuk mendorong agar tercapainya pertumbuhan ekonomi NTB yakni dengan pengembangan integrated tourism. “Paling utama juga menciptakan peluang kerja dengan di kembangkan integrated ecofarming dan integrated tourism di NTB,” tutupnya.

Sementara itu, ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan apresiasinya kepada Bank Indonesia atas kerjasama yang begitu erat. Begitu juga dengan organisasi Pemerintah maupun Swasta, baik untuk meningkatkan kinerja kriya dan industri yang ada di Nusa Tenggara Barat untuk memajukan dari hulu hingga hilir”, ungkap Hj. Niken

Sebelumnya Bank Indonesia perwakilan NTB telah banyak melakukan pelatihan Inisiasi dan memberikan pelatihan Tenun dalam menggunakan pewarnaan alami dan juga pelatihan penggunaan ATPM, pelatihan Inkubator untuk kualitas jahitan, pelatihan desain baik dalam segi kualitas standar bahkan nasional.

“Apresiasi yang sangat besar kepada Bank Indonesia dan berharap di tahun depan bisa kembali melakukan kerjasama dalam upaya membangun serta meningkatkan kualitas, kuantitas dan pemberdayaan perindustrian di Nusa Tenggara Barat.” Imbuh Hj. Niken.(LP)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pemprov NTB Terus Gencarkan Upaya Pemutusan Penyebaran Covid19

Mataram, bukadikit.co- Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggencarkan upaya pemutusan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di wilayah NTB.

1 PDP Covid19 RSUD Kota Mataram Meninggal Hari Ini

Mataram, bukadikit.co- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Satuan Gugus Tugas Kota Mataram mengumumkan, seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Corona atau...

Dua Laboratorium NTB Siap Periksa Spesimen Covid19

Mataram, bukadikit.co- Setelah Laboratorium Biomedik Litbangkes pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB, Kementerian Kesehatan RI juga menunjuk Laboratorium pada Rumah Sakit...

Cegah Corona, Pemprov NTB Pasang Bilik Disinfektan di Sejumlah Obyek Vital

Lombok Tengah, bukadikit.co - Sebagai salah satu wujud dari keseriusan pemerintah, guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona di NTB, Pemerintah Provinsi NTB melakukan...

Bertambah, Jumlah Warga NTB yang Positif Covid19 jadi Dua Orang

Mataram, bukadikit.co- Jumlah warga yang terkonfirmasi positif corona covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah menjadi dua orang. Hal tersebut...