Home Jual Beli Kini Hadir RTG Kumac, Dibangun Seminggu, Tahan Seratus Tahun

Kini Hadir RTG Kumac, Dibangun Seminggu, Tahan Seratus Tahun

Lombok Utara, bukadikit.co– Menilik masih banyaknya pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) bagi masyarakat yang tersendat, Perusahaan Kumac hadir di tengah masyarakat menawarkan solusi aman dan tercepat.

Seperti namanya, Kumac merupakan rumah tahan gempa yang kuat, aman, tahan dan cepat. Sehingga, pembangunan rumah Kumac hanya dibutuhkan waktu seminggu dengan daya tahan bisa sampai seratus tahun.

Direktur Utama PT.Kumac, Hun Hani menerangkan, ketahahan RTG Kumac yang bisa bertahan hingga seratus tahun tersebut dikarenakan oleh bahan yang digunakan. Ia menyatakan, bahan yang digunakan oleh RTG Kumac bukanlah bahan alami, melainkan Kumac menggunakan bahan gabus yang dilapisi fiber untuk pembuatan kapal.

“Kami menemukan inovasi baru membangun menggunakan kolaborasi sandwich panel, sandwich panel itu berarti beberapa bahan yang dirakit menjadi satu, seperti panel Kumak ini. Panel Kumac ini berbentuk seperti kalsibot yang memiliki ketebalan 6 centimeter. Kombinasi di dalamnya ada gabus dan luarnya dilapisi oleh fiber.

Seperti yang kita kenal, fiber itu untuk alternatif pembuatan kapal, boat dan sebagainya. Yang dimana kekuatannya sudah tidak diragukan lagi. Dihantam badai puluhan tahun tetap oke. Nah teknologi kapal inilah yang kita bawa ke darat menjadi panel kumak, yang daya tahannya itu seratus tahun.” papar Hani panjang lebar, Rabu (11/12).

Lebih jauh ia menjelaskan, RTG Kumac sendiri memiliki bahan yang berbeda dengan bahan yang digunakan oleh RTG jenis lain. Kumac, katanya, tidak menggunakan besi sebagai koneksi maupun semen sebagai perekat.

“Kami tidak menggunakan bata, batako semen dan lainnya. Tetapi kami hanya menggunakan satu bahan panel kumak dan lem sebagai perekat, sehingga pengerjaanya cepat” pungkasnya.

Progres pembangunan RTG Kumac sendiri sudah berlangsung, dan sudah ada 109 unit RTG Kumac yang dibangun di Kecamatan Kayangan. Sementara capaian target kedepannya, RTG Kumac bisa menjangkau angka seribu lebih.

“Progresnya kita sudah membangun 109 secara pencairan maupun secara fisik, inshallah kedepannya lebih maksimal lagi. Untuk kedepannya SK 22 sampai 27, kita sudah mlakukan belusukan sosialisasi tentang RTG kumac ke masyarakat yang alhamdulillah responnya dan antuasias bagus. Beberapa dari kopmas itu sudah mulai menandatangani SPK walaupun pembangunan RTG nya belum bisa dimulai. Angka 1000 sudah bisa goal lah ya untuk saat ini.” jelas Hani bangga.

Sementara itu, untuk progres percepatan  pembangunan, RTG Kumac sudah bekerjasama dengan setiap bumdes.

“Kemarin ada 28 bumdes di Lombok Utara, dan alhamdulillah tanggal 15 Desember ini stok bahan akan ready. Jadi baliho-baliho, sampel-sampel, dan bahan-bahannya sudah mulai tersalurkan ke bumdes” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Moment Lebaran Ketupat, 16 Warga NTB Positif Covid19, Total Kasus Capai 652 Orang

Mataram, bukadikit.co- Sebanyak 16 (enam belas) warga di Provinsi NTB dikonfirmasi positif terpapar virus corona atau covid-19 di hari perayaan lebaran ketupat,...

Bertambah 42, Pasien Positif Covid19 di NTB Tembus 636 Orang

Mataram, bukadikit.co- Jumlah pasien yang dinyatakan positif terpapar virus corona atau COVID-19 di Provinsi NTB terus bertambah. Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19...

JPS Gemilang Tahap II Didistribusikan Mulai Hari Ini Hingga Pertengahan Juni

Mataram, bukadikit.co- Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, peluncuran dan pendistribusian JPS Gemilang tahap II akan dilakukan mulai hari ini,...

86 Anak di NTB Positif Covid-19, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Mataram, bukadikit.co- Trend kasus anak yang dinyatakan positif terpapar covid-19 di NTB terus bertambah. Data per hari Kamis 28 Mei 2020, Pemprov...

Hingga 28 Mei, 276 Orang di NTB Sudah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mataram, bukadikit.co- Meski angka positif terpapar virus corona atau covid-19 di NTB cenderung melonjak beberapa hari terakhir, angka kesembuhan juga terus bertambah....