Home Tourism Air Terjun Sarang Burung Walet, Mudah Diakses, Tiket Terjangkau

Air Terjun Sarang Burung Walet, Mudah Diakses, Tiket Terjangkau

Lombok Timur, bukadikit.co– Kabupaten Lombok Timur (Lotim), memang sangat kaya dengan potensi pariwisata. Hanya saja, banyak diantaranya yang belum terekspose, atau dikelola dengan maksimal. Salah satunya adalah Air Sarang Burung Walet  di Kecamatan Sikur.

Air Terjun Sarang Burung Walet terletak di Kembang Kuning Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Untuk menuju lokasi air terjun, tidak begitu susah seperti air terjun pada umumnya. Pengunjung bisa langsung menggunakan kendaraan sepeda motornya menuju ke lokasi.

Dari lokasi parkir cukup berjalan sekitar 30 meter saja. Untuk sampai ke air terjun tersebut pengunjung harus menuruni tangga yang terbuat dari  kayu. Lalu pengunjung akan melalui aliran sungai di antara tebing bebatuan.

Di setiap tebing, pengunjung dimanjakan dengan tetesan air yang berjatuhan seakan berada di dalam sebuah gua.  

Air Terjun Sarang Burung Walet

Karena keunikan dan keindahan  yang dimiliki, trmpat ini diburu oleh para pengunjung. Mereka terdiri dari turis warga negara asing dan ada juga yang local. Meraka  terlihat sibuk berfoto. Ada juga yang mandi berendam dengan suara tawa lepas bersama teman-temannya. Kolam alami dari air terjun tersebut ketinggian airnya mulai dari lulut, semakin ke pusat air bisa setinggi dada orang dewasa.

Air terjun ini tidak terlalu tinggi, namun kolamnya cukup luas untuk pengunjung berendam. Itulah yang membuat pengunjung bisa menikmati mandi di bawah air terjun. Tubuh yang dihantam air tidak begitu terasa sakitnya.

Bentuk air yang jatuh nampak berwarna putih salju. Butiran-butiran air tersebut akan menyegarkan badan. Ditambah lagi airnya begitu bening. Pengunjung bisa mandi, berenang dan berendam melepas penat.

Salah satu pengunjung dari Pringgabaya, Ilham Zarkasi  mengatakan air terjun ini menawarkan suasana yang alami. Cocok sebagai alternatif pilihan berwisata mengisi liburan akhir pekan. “Kalau sudah sampai di sini, rugi kalau ndak mandi, ” ungkapnya.

Ilham terlihat begitu menikmati suasana. Apalagi disamping ada seorang gadis cantik yang menemaninya. Mereka terlihat begitu romantis. Tempat ini memang banyak diiminati pasangan muda mudik arena suasananya yang begitu adem dan tenteram.
 
Amak Suhaeni, pengunjung lainnya yang datang dari Montong Baan Selatan begitu  pertama kali ke tempat ini juga mengaku takjub dengan keindahan air terjun ini.
“Solah n (bagus,red), airnya segar dan menyehatkan. Karcisnya juga murah,”ungkapnya.

Terkait penamaan  air terjun ini, Kepala Desa Kembang Kuning, H.Lalu Sujian  yang ditemui menjelaskan, penamaan air terjun dengan nama burung walet diberikan masyarakat setempat, pasalnya di sekitar air terjun terdapat sarang burung wallet. Air terjun ini mulai dibuka sekitar tahun 2015. Saat  awal dibuka pengunjung belum terlalu ramai. “Yang banyak berkunjung turis-turis asing yang menginap di sejumlah penginapan di sini,. Kalau masyarakat di sini jarang,”ungkapnya.

Sujian membeberkan bahwa pada saat awal dibukanya air terjun ini belum ada fasilitas yang memadai seperti saat ini. Kondisi jalan pun memprihatinkan.
Namun secara perlahan-lahan semuanya terus dibenahi.

Hingga akhirnya pengunjung pun semakin ramai. Lalu Sujian mengatakan air terjun ini sangat diminati oleh turius asing.”Dalam sehari bisa sampai seratus orang turis asing yang datang,”ungkapnya.

Setiap turis asing yang datang selalu didampingi oleh gaet dari masyarakat sekitar yang rata-rata jago berbahasa asing. Sejak air terjun ini dibuka ekonomi masyarakat semakin membaik.

“Disana warga berjualan  produk-produk local seperti kopi, minyak kelapa, dan jajan, dan oleh-oleh,”ungkapnya.

Selain itu, dengan adanya air terjun ini, pendapatan desa pun jadi bertambah.
“Per tahunnya bisa mencapai Rp 150 an juta.“ tutupnya. (DH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

JPS Gemilang Tahap II Didistribusikan Mulai Hari Ini Hingga Pertengahan Juni

Mataram, bukadikit.co- Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, peluncuran dan pendistribusian JPS Gemilang tahap II akan dilakukan mulai hari ini,...

86 Anak di NTB Positif Covid-19, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Mataram, bukadikit.co- Trend kasus anak yang dinyatakan positif terpapar covid-19 di NTB terus bertambah. Data per hari Kamis 28 Mei 2020, Pemprov...

Hingga 28 Mei, 276 Orang di NTB Sudah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mataram, bukadikit.co- Meski angka positif terpapar virus corona atau covid-19 di NTB cenderung melonjak beberapa hari terakhir, angka kesembuhan juga terus bertambah....

Menjadi Investasi yang Cukup Besar, 3 Gili Akan Dibuka Kembali dalam Waktu Dekat

Lombok Utara, bukadikit.co- Setelah lama vacuum, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemkab KLU) akan membuka kembali wisata tiga Gili (Trawangan, Meno, dan...

Update 27 Mei: Positif Covid di NTB Bertambah 25 Orang, 1 Bayi Meninggal

Mataram, bukadikit.co- Pasien yang dinyatakan positif covid-19 di NTB terus bertambah. Data per hari Rabu 27 Mei 2020, kasus positif covid-19 di...